Pelaku Rudapaksa Dibebaskan, Seorang Bocah di Australia Akhiri Hidupnya

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 17 November 2020 | 16:24 WIB
Pelaku Rudapaksa Dibebaskan, Seorang Bocah di Australia Akhiri Hidupnya
Ilustrasi korban pemerkosaan.[Evanto]

Suara.com - Seorang gadis berusia 11 tahun di Australia mengakhiri hidup setelah seorang pria yang diduga memerkosanya dibebaskan dengan jaminan meskipun sedang menghadapi dakwaan.

Menyadur The Sun, Selasa (17/11/2020) Annaliesse Ugle bunuh diri pada bulan lalu setelah seorang terduga pemerkosa, Peter Frederick Humes (67) dibebaskan dengan jaminan.

Annaliesse tertekan setelah mengetahui bahwa Humes dibebaskan, meskipun menghadapi serangkaian dakwaan termasuk penetrasi seksual seorang anak di bawah 13 tahun dan perbuatan tidak senonoh.

Annaliesse diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh pria berusia 67 thaun tersebut antara tahun 2014 dan 2018.

Bulan lalu, anggota keluarga Annaliesse memperjuangkan keadilannya di Gedung Parlemen Australia Barat, menurut Mail Online.

Gadis kecil tersebut dimakamkan pada Selasa (17/11) dan dihadiri anggota keluarga yang saling mengucapkan selamat tinggal kepadanya.

Ratusan pelayat berkumpul untuk memberi penghormatan kepada gadis kecil tersebut, bahkan hingga tumpah ruah ke jalanan.

Seorang anggota keluarga berkata: "Kami tahu kamu berada di surga, memandang kami dengan seringai nakal dan wajah cantikmu."

Annalisse Law

baca juga

Pihak keluarga Annaliesse Ugle menyerukan undang-undang "Annalisse Law" yang akan memastikan bahwa siapa pun yang dituduh melakukan kejahatan seks terhadap anak akan ditahan saat kasus mereka disidangkan.

Keluarga mengenakan kaos dengan foto Annaliesse dan tulisan "Justice for Annaliesse". Mereka pun meneriakkan kalimat tersebut untuk mendapatkan perhatian anggota parlemen.

Menurut The West Australian, ibu korban, Samantha Wilson berkata: "Saya ingin Parlemen menerapkan undang-undang legislatif atas nama Annaliesse untuk melindungi anak-anak lain atas namanya seperti dia seharusnya dilindungi.

"Kami hanya ingin hukum Annaliesse disahkan sehingga anak-anak lain yang berada dalam situasinya terlindungi. Karena gadis kecilku, dia ketakutan." jelas Wilson.

Wilson berkata bahwa anaknya adalah seorang gadis muda yang ceria kemudian dengan panik ingin menjauh dari komunitasnya karena insiden rudapaksa yang ia alami. Dia juga mengatakan Annaliese adalah gadis yang pintar dan bahagia yang menyukai video TikTok.

"Mereka mengecewakan bayi saya, polisi, pengadilan… dia memiliki kepribadian yang baik, ceria dan ramah." ujar Wilson kepada WA Today.

Perdana Menteri Australia Barat Mark McGowan juga mengakui bahwa polisi salah ketika membebaskan tersangka pemerkosaan.

"Saya memiliki seorang putri berusia 11 tahun - itu di luar pemahaman. Jelas, telah terjadi kesalahan. Polisi sudah mengakui itu," ujar McGowan.

"Saya sangat menyesal untuk semua orang yang terlibat karena seluruh rangkaian peristiwa ini telah terjadi." sambungnya.

Pihak kepolisian Australia Barat juga sudah mengakui kesalahan mereka dalam membebaskan Humes ketika sedang menjalani dakwaan.

Asisten Komisaris Regional WA Jo McCabe berkata: "Penilaian awal atas kasus ini dan keseriusan pelanggaran memberi tahu saya bahwa jaminan polisi seharusnya ditentang dan tidak dipertimbangkan dalam hal ini."

Humes sekarang telah ditangkap dan ditempatkan di balik jeruji besi setelah dakwaan baru dilontarkan terhadapnya, menurut 9 News.

Catatan Redaksi: Hidup sering kali sangat berat dan penuh tekanan, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau rumah sakit terdekat. Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditemukan di Australia: 5 Ekor Cumi-cumi Raksasa Langka

Ditemukan di Australia: 5 Ekor Cumi-cumi Raksasa Langka

Tekno | Jum'at, 13 November 2020 | 20:00 WIB

Kandidat Vaksin Covid-19 Australia Hasilkan Respons Antibodi Tahap Awal

Kandidat Vaksin Covid-19 Australia Hasilkan Respons Antibodi Tahap Awal

News | Jum'at, 13 November 2020 | 11:46 WIB

Dinilai Pinggirkan Aborigin, Australia Mau Ganti Lirik Lagu Kebangsaan

Dinilai Pinggirkan Aborigin, Australia Mau Ganti Lirik Lagu Kebangsaan

News | Jum'at, 13 November 2020 | 11:11 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×