Debat dengan Politisi PDIP, Haikal Hassan Tepis Isu Ajakan Perang Berdarah

Rabu, 18 November 2020 | 12:11 WIB
Debat dengan Politisi PDIP, Haikal Hassan Tepis Isu Ajakan Perang Berdarah
Babe Haikal Hassan debat dengan politisi PDI Perjuangan (YouTube/Indonesia Lawyers Club)

Suara.com - Politikus PDI Perjuangan Henry Yosodiningrat menjadi salah satu narasumber dalam acara Indonesia Lawyers Club di tvOne malam tadi, Selasa (17/11/2020).

Dalam episode bertajuk "Setelah Protokol Kesehatan Dilanggar" itu, Henry beradu argumen dengan Juru Bicara PA 212 Haikal Hassan.

Menurut Henry, bangsa ini sedang dalam ancaman besar yakni bencana non alam sehingga seharusnya kita mematuhi protokol kesehatan.

"Kita semua tahu yang menyolok mata pelanggaran terhadap protokol kesehatan terjadi di 3 tempat: bandara, Maulid nabi dan di Megamendung," ujar Henry dikutip Suara.com.

Acara yang mendatangkan lautan massa tersebut, Henry menuding, menjadi biang kerok pertambahan jumlah korban Covid-19 beberapa hari terakhir.

Babe Haikal Hassan debat dengan politisi PDI Perjuangan (YouTube/Indonesia Lawyers Club)
Babe Haikal Hassan debat dengan politisi PDI Perjuangan (YouTube/Indonesia Lawyers Club)

Oleh sebab itu, Henry menilai telah terjadi pembangkangan terhadap inpres, yang juga berarti pembangkangan terhadap negara.

"Salahkah kalau saya katakan bahwa hal itu merupakan kejahatan kepada kemanusiaan?" imbuh Henry.

Politisi PDI Perjuangan ini kemudian menguliti pernyataan Haikal Hassan sebelumnya. Tentang siapa pihak-pihak yang berseberangan, menurut Henry harus dijelaskan berseberangan dengan siapa, dan siapa pihak itu.

Kemudian penjegalan Habib Rizieq sampai pada isu adanya ajakan perang berdarah.

Baca Juga: Tak Dapat Izin, Reuni 212 akan Tetap Digelar jika Pilkada Langgar Prokes

Menanggapi uraian Henry, Haikal Hassan atau yang akrab disapa Babe Haikal tegas menjawab poin-poin yang dikritisi Henry.

"Pihak yang berseberangan itu pemerintah, karena kita oposisi tapi dianggap musuh. Siapa yang menghambat? sudah dijelaskan ratusan kali sehingga tidak perlu dijelaskan," balas Babe Haikal saat diberi kesempatan berbicara.

Perihal kenaikan data korban Covid-19, Babe menyangkal data itu disebabkan kerumunan massa penyambut Habib Rizieq. Pasalnya, adanya data yang naik itu menurut Haikal berdasar pada kasus 14 hari yang lalu.

"Kemudian ada ajakan perang berdarah, ini fitnah, revolusi akhlak! Yang kami sampaikan, gak ada ajakan perang berdarah, gak ada," tegas Haikal.

Soal reuni 212, Haikal sebagai jubirnya memastikan acara tersebut bakal ditunda demi kemaslahatan semua masyarakat.

"Cuma tolong mohon diluruskan, jangan jadi besar lagi Bang Henry, ajakan perang berdarah, waduuh, hati-hati Bang, saya jelaskan sedikit saja ya, Habib rizieq adalah ahlussunah wal jamaah dengan akidah asyariyah apa artinya? Kita selalu ikut jalur konstitusi karena akidah ahlussunah wal jamaah mengharamkan mendirikan negara di atas satu negara, mengharamkan bughat, HRS ingin rekonsiliasi tapi ditolak oleh istana," pungkas Haikal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI