Jadi Kementerian paling Transparan, Kementan Terima Penghargaan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 18 November 2020 | 14:22 WIB
Jadi Kementerian paling Transparan, Kementan Terima Penghargaan
Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Barang dan Jasa 2020, di Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). (Dok : Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, saat ini, Kementerian Pertanian (Kementan) telah memasuki tahapan, dimana terdapat proses transparansi dalam setiap kegiatannya. Hal ini terbukti dengan penghargaan yang diterima Kementan, yaitu Pengelolaan Barang dan Jasa 2020, kategori lembaga paling transparan.

Penghargaan diberikan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), yang dihadiri langsung oleh para gubernur dan menteri di Hotel Savero, Bogor, Jawa Barat.

Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Barang dan Jasa 2020, di Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). (Dok : Kementan)
Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Barang dan Jasa 2020, di Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). (Dok : Kementan)

"Saya menghargai kerja keras seluruh jajaran staf, yang sekarang ini memang masuk pada proses-proses transparan dan partisipatif melalui sistem digital online sistem yang sangat baik," ujar Syahrul, Jabar, Rabu (18/11/2020).

Pada kesempatan ini, Syahrul menyampaikan terimakaih kepada seluruh jajaran Kementan yang terus bekerja keras mengelola kebijakan pengadaan barang dan jasa selama setahun terkahir, sehingga berdampak langsung pada transparansi publik.

Menurutnya, penghargaan ini memiliki nilai yang cukup bagus untuk meningkatkan kinerja Kementan dalam menyerap anggaran yang ada secara efektif, efisien dan akuntabel. Penghargaan ini juga diharapkan mampu memiliki nilai manfaat bagi kepentingan masyarakat.

"Ini penghargaan yang sangat penting bagi kami dan sangat strategis bagi perjalanan Kementerian Pertanian hari ini dan ke depan. Bentuk-bentuk yang kami terima hari ini, tentu saja datang dari niat yang sangat murni agar akses publik tersaji secara baik," katanya.

Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Barang dan Jasa 2020, di Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). (Dok : Kementan)
Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Barang dan Jasa 2020, di Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). (Dok : Kementan)

Ketua LKPP, Roni Dwi Susanto menjelaskan, tujuan utama rakornas dan pemberian penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kepada setiap lembaga, kementerian dan pemerintah daerah yang telah mewujudkan pengadaan barang dan jasa secara baik.

"Rakornas ini dilaksanakan sebagai ajang pemberian apresiasi kepada pelaku pengadaan barang dan jasa, yang telah mewujudkam pengadaan secara baik. Kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi masukan dan rumusan kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah," katanya.

Penghargaan ini menetapkan Kementan, Kementerian BUMN, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, Kabupaten Sukamara dan Kota Lumbuklanggau sebagai kementerian dan lembaga yang paling transparan.

Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Barang dan Jasa 2020, di Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). (Dok : Kementan)
Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Barang dan Jasa 2020, di Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). (Dok : Kementan)

Selain itu, ada juga kementerian dan lembaga yang mendapat penghargaan dengan kategori Inovasi pengadaan yang mendukung transparansi, seperti Kemendikbud dan Pemprov DKI Jakarta. Penghargaan dengan kategori pelatihan dan ujian pengadaan barang jasa berprestasi yang diterima Pemprov Bangka Blitung, Kalimantan Selatan dan Pemprov Jawa Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Cara Kementan Kendalikan Impor

Begini Cara Kementan Kendalikan Impor

Bisnis | Selasa, 17 November 2020 | 17:19 WIB

BPS : Ekspor Sektor Pertanian pada Oktober Tumbuh 23,8 Persen

BPS : Ekspor Sektor Pertanian pada Oktober Tumbuh 23,8 Persen

Bisnis | Senin, 16 November 2020 | 20:30 WIB

Mentan : Generasi Muda Dituntut Kreatif Gunakan Teknologi untuk Tumbuh

Mentan : Generasi Muda Dituntut Kreatif Gunakan Teknologi untuk Tumbuh

Bisnis | Sabtu, 14 November 2020 | 13:29 WIB

Dongkrak Ekspor, Kementan Kembangkan Terus Inovasi Tanaman Hias

Dongkrak Ekspor, Kementan Kembangkan Terus Inovasi Tanaman Hias

Bisnis | Kamis, 12 November 2020 | 15:07 WIB

Teknologi Makin Canggih, Mentan Yakin pada Kesuksesan Sektor Pertanian

Teknologi Makin Canggih, Mentan Yakin pada Kesuksesan Sektor Pertanian

Bisnis | Selasa, 10 November 2020 | 19:43 WIB

Berkontribusi Sediakan Pangan bagi Indonesia, Petani adalah Pahlawan

Berkontribusi Sediakan Pangan bagi Indonesia, Petani adalah Pahlawan

News | Selasa, 10 November 2020 | 11:53 WIB

Terkini

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:59 WIB

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:45 WIB

Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan

Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:32 WIB

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:27 WIB

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:56 WIB

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:45 WIB

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB