Warga Kenya Ciptakan Bio Toilet Ini, Diklaim Dapat Kurangi Pencemaran Air

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 20 November 2020 | 13:08 WIB
Warga Kenya Ciptakan Bio Toilet Ini, Diklaim Dapat Kurangi Pencemaran Air
Bio toilet yang diciptakan seorang warga Kenya.[Anadolu Agency]

Suara.com - Seorang warga Kenya membuat sebuah toilet yang dapat mengurangi pencemaran air tanah di tengah krisis sanitasi yang melanda negara di Afrika Timur tersebut.

Menyadur Anadolu Agency, sebuah proyek inovatif yang diluncurkan oleh seorang warga negara Kenya di Western Kisumu County dengan membuat jamban biologis.

Toilet tersebut diharapkan akan memberikan inspirasi untuk mengatasi krisis sanitasi global pada Hari Toilet Sedunia yang dirayakan pada 19 November setiap tahun.

Lebih dekat ke Danau Victoria, waduk air terbesar di Afrika, wilayah tersebut tidak memiliki sistem saluran pembuangan yang layak, dan penduduk setempat yang sebagian besar adalah nelayan harus menggali jamban atau membuang kotoran ke danau.

Dominic Kahumbu Wanjihia, seorang warga Kenya yang telah mendirikan sebuah perusahaan bernama Biogas International's mengatakan bahwa keuntungan terbesar dari toilet biologis yang disebut Merry Loo ini adalah dapat dipasang di atas tanah.

"Toilet sangat kotor dan sangat patogen. Toilet baru ini dilengkapi dengan digester multi-ruang untuk memastikan likuidasi total padatan dan fermentasi lengkap, yang juga berarti sistem tidak pernah terisi dan tidak perlu pengosongan," katanya.

Selain itu, dia mengatakan karena tidak ada penggalian, toilet biologis tersebut terbilang hemat biaya dan tidak memerlukan baya tenaga untuk memasangnya.

Selama bertahun-tahun, limbah dari toilet telah mencemari sumber air tanah yang mengancam kesehatan manusia terutama di tempat-tempat seperti Kisumu di mana orang bergantung pada sumur, sungai, dan Danau Victoria untuk air minum.

Menurut Wanjihia, toilet tersebut dapat dibuat dari bahan-bahan lokal yang dapat didaur ulang dan mudah dijangkau seperti lembaran besi, sisal, ilalang, atau plastik daur ulang. Bagian paling penting dari digestor bisa dibuat dari wadah atau drum.

Limbah dari bio-toilet dapat dikembangkan untuk menghasilkan biogas yang kemudian dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak.

Selain itu limbah dari bio-toilet menghasilkan pupuk hayati sebagai produk sampingan yang diangkut melalui saluran sebuah saluran untuk menanam tanaman.

Selanjutnya, fermentor dengan tujuh tahap memastikan air irigasi aman untuk digunakan karena fermentasi lengkap dari kotoran manusia.

Kahumbu kini terlibat dalam pelatihan para pemuda untuk membuat toilet tersebut agar memberi mereka sumber penghidupan yang lebih baik.

"Kami ingin melatih kaum muda membuat jamban agar mereka bisa mengembangkan usaha kecil dan memasoknya ke jutaan rumah tangga yang membutuhkannya di seluruh negeri," ujarnya.

Menurut kementerian kesehatan, diperkirakan 14% orang Kenya melakukan buang air besar sembarangan yang berarti sekitar enam juta orang Kenya tidak memiliki akses ke fasilitas sanitasi yang layak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Paksa Siswi Sekolah Banting Setir Jadi PSK

Pandemi Covid-19 Paksa Siswi Sekolah Banting Setir Jadi PSK

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:40 WIB

Kenya Tengah Giat Kembangkan Sepeda, Motor dan Mobil Listrik

Kenya Tengah Giat Kembangkan Sepeda, Motor dan Mobil Listrik

Video | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 08:00 WIB

Kasus Covid-19 Turun, Warga Kenya Boleh Minum Bir Lagi, Sekolah Tetap Tutup

Kasus Covid-19 Turun, Warga Kenya Boleh Minum Bir Lagi, Sekolah Tetap Tutup

News | Selasa, 29 September 2020 | 17:09 WIB

Terkini

Kebakaran di Kantor Dukcapil Kemendagri, 18 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kantor Dukcapil Kemendagri, 18 Unit Damkar Dikerahkan

News | Senin, 20 April 2026 | 15:25 WIB

Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon

Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon

News | Senin, 20 April 2026 | 15:23 WIB

Kapal Perang Ada di Selat Malaka, TNI Buka Suara

Kapal Perang Ada di Selat Malaka, TNI Buka Suara

News | Senin, 20 April 2026 | 15:19 WIB

Terekam CCTV! Begini Sadisnya Begal Motor di Pasar Minggu Hajar Petugas PPSU yang Melawan

Terekam CCTV! Begini Sadisnya Begal Motor di Pasar Minggu Hajar Petugas PPSU yang Melawan

News | Senin, 20 April 2026 | 15:16 WIB

Ribuan Perempuan Iran Turun ke Jalan, Sumpah Setia ke Mojtaba Khamenei Menggema

Ribuan Perempuan Iran Turun ke Jalan, Sumpah Setia ke Mojtaba Khamenei Menggema

News | Senin, 20 April 2026 | 15:16 WIB

Warga Iran Masih Takut di Bom AS - Israel, Tiap Malam Sembunyi di Kamar Mandi

Warga Iran Masih Takut di Bom AS - Israel, Tiap Malam Sembunyi di Kamar Mandi

News | Senin, 20 April 2026 | 15:07 WIB

Diduga Hasut dan Provokasi Terkait Video JK, Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polisi

Diduga Hasut dan Provokasi Terkait Video JK, Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polisi

News | Senin, 20 April 2026 | 15:01 WIB

B50 Digenjot untuk Energi, Mengapa Dikhawatirkan Picu Deforestasi dan Harga Pangan?

B50 Digenjot untuk Energi, Mengapa Dikhawatirkan Picu Deforestasi dan Harga Pangan?

News | Senin, 20 April 2026 | 15:00 WIB

Iran Ngamuk! Drone Teheran Hantam Kapal AS, Balas Dendam Atas Pembajakan Maritim

Iran Ngamuk! Drone Teheran Hantam Kapal AS, Balas Dendam Atas Pembajakan Maritim

News | Senin, 20 April 2026 | 14:59 WIB

Rudal AS-Israel Tewaskan 3375 Warga Iran, 40 Persen Korban Tak Bisa Dikenali

Rudal AS-Israel Tewaskan 3375 Warga Iran, 40 Persen Korban Tak Bisa Dikenali

News | Senin, 20 April 2026 | 14:58 WIB