Mengenal Andreau Pribadi yang Diburu KPK: Pengusaha dan Mantan Caleg PDIP

Siswanto

Kamis, 26 November 2020 | 12:45 WIB
Mengenal Andreau Pribadi yang Diburu KPK: Pengusaha dan Mantan Caleg PDIP
Andreau Pribadi [IG]

Suara.com - Dua tersangka kasus yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo masih diburu penyidik KPK. Salah satunya staf khusus Edhy, Andreau Misanta Pribadi.

Sejauh ini sudah tujuh orang yang ditetapkan KPK menjadi tersangka kasus dugaan suap izin usaha perikanan. Lima ditahan lembaga antirasuah dan dua lagi masih buron, termasuk Andreau Pribadi itu.

Dua hari lalu atau sebelum menjadi buron, Andreau Pribadi membuat sebuah pernyataan di Instagram

"Tidak ada seorangpun yang sukses secara alami, engkau bekerja untuk mendapatkan yang baik, dan kemudian bekerja lagi untuk mendapatkan yang lebih baik. Sulit untuk bertahan diatas, namun terus bekerja lagi dan lagi untuk masa depanmu."

Pernyataan itu mendapatkan beragam tanggapan dari netizen yang umumnya meminta dia bersikap jantan dan menyerahkan diri ke KPK.

Sosok Andreau Pribadi menarik perhatian banyak pihak, terutama karena latar belakangnya.

Dia seorang politisi PDI Perjuangan. Tahun 2019, Andreau Pribadi pernah mencalonkan diri menjadi anggota DPR mewakili Jawa Barat VII yang meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta. Dia nomor urut 10.

 "Berjuanglah secara konstitusional. Bertarung dengan tetap menjaga integritas dan memandang pemilu sebagai momentum pendidikan politik kepada masyarakat. Anak muda hadir untuk bangsa. Untuk Kabupaten Bekasi-Karawang-Purwakarta," kata Andreau Pribadi di Instagramnya pada 10 April 2019.

Seperti umumnya caleg yang sedang berusaha mengambil hati masyarakat, dia memposting foto-foto untuk menunjukkan kedekatan dengan berbagai kalangan, terutama tokoh-tokoh publik.

Salah satu informasi yang dia pampang di timeline media sosial adalah profil.

Andreau Pribadi lahir 17 Januari 1986. Dia pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (2003-2007), SMA Taruna Nusantara Magelang (2000-2003).

Dalam poster yang diposting di IG pada 5 Agustus 2018, dia seorang pengusaha dan memimpin sejumlah perusahaan. Dalam riwayat kerja yang disebutkannya ketika itu, Andreau Pribadi menjabat direktur PT. Shadia Warda Utama (sejak 2014), Direktur CV. Luksanjas Berarmour (sejak 2013), dan General Manager PT. Tico Transport (sejak 2017).

Di PDI Perjuangan, Andreau Pribadi menjabat Kepala Biro Data dan Informasi Badan Kebudayaan Nasional PDI Perjuangan sejak 2017.

Dia juga merangkap sebagai ketua DPD DKI Jakarta Lembaga Anti Narkotika (sejak 2017), Pengawas Yayasan Aku Cinta Anak Nusantara (sejak 2017), penasehat Angkatan muda Siliwangi, dan Pengurus Pusat Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara.

"Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Ijinkan saya ikut berjuang dan memberikan karya terbaik untuk bangsa Indonesia melalui jalan ini. Dengan ketulusan saya memohon doa, support dari keluarga, sahabat-sahabat dan saudara-saudariku. Masukan saran sangat saya harapkan dari sahabat-sahabt semua. Semoga Tuhan memberkati sumpah dan janjiku," katanya ketika itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:58 WIB

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:16 WIB

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:06 WIB

KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang

KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:00 WIB

Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Kebijakan Pendidikan Ikut Selera Penguasa?

Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Kebijakan Pendidikan Ikut Selera Penguasa?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:51 WIB

Ditemukan Putri Kandung Dalam Kondisi Mengenaskan, Pembunuh WN Korsel di Tambun Akhirnya Tertangkap

Ditemukan Putri Kandung Dalam Kondisi Mengenaskan, Pembunuh WN Korsel di Tambun Akhirnya Tertangkap

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:50 WIB

Perubahan Iklim Diprediksi Perparah Polusi Udara di Musim Kemarau, Kenapa?

Perubahan Iklim Diprediksi Perparah Polusi Udara di Musim Kemarau, Kenapa?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:35 WIB

Investasi Asing dan Dampak Lingkungan: Apa yang Terjadi di Balik Pertumbuhan Industri?

Investasi Asing dan Dampak Lingkungan: Apa yang Terjadi di Balik Pertumbuhan Industri?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:20 WIB