Ini Syarat Tumpang Makam Jenazah Covid di Unit Kristen TPU Pondok Ranggon

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 01 Desember 2020 | 19:45 WIB
Ini Syarat Tumpang Makam Jenazah Covid di Unit Kristen TPU Pondok Ranggon
Kondisi pemakaman di TPU Pondok Ranggon yang sudah penuh untuk jenazah Covid-19. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur telah menerapkan opsi pemakaman tumpang bagi jenazah Covid-19 -- khususnya di unit muslim -- sejak 8 November 2020. Hal tersebut dilakukan lantaran petak bagi jenazah Covid-19 di unit muslim telah penuh.

Penanggung Jawab Pelaksana Pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Muhaimin mengatakan, ada sejumlah persyaratan dalam opsi pemakaman tumpang. Mulai dari persetujuan anggota keluarga hingga mempunyai Izin Penggunaan Tanah Makam (IPTM).

"Untuk prosedur pemakaman tumpang, tentunya ada persetujuan dari anggota keluarga yang lain. Selain itu, harus mempunyai surat IZIN Penggunaan Tanah Makam  yang  akan di tumpangi," ucap Muhaimin kepada Suara.com, Selasa (1/12/2020).

Meski unit muslim sudah penuh, ketersediaan petak lahan bagi jenazah Covid-19 di unit kristen atau non muslim masih tersedia. Muhaimin merinci, total petak yang tersedia berkisar di angka 80 hingga 100 petak.

"Masih ada sisa untuk kurang-lebih unit Kristen, Antara 80 sampai 100-an petak," sambung Muhaimin.

Opsi atau sistem tumpang yang dimaksud adalah, jenazah pasien Covid-19 ditumpang dalam satu liang lahat. Proses pemakaman, lanjut Muhaimin, dapat dilakukan jika lokasinya memenuhi syarat.

"Jadi muslim bisa dilayani dengan sistem tumpang. Misalnya, seseorang ada yang telah dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, kemudian, ada keluarga yang meninggal karena Covid. Nantinya jenazah tersebut bisa dimakamkan tumpang di makam tersebut," jelas dia.

Merujuk pada data hari ini, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 5.092 orang.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan rekor hari ini menambah kasus positif secara akumulatif sejak kasus pertama menjadi total 543.975 orang.

baca juga

Angka penambahan tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 51.232 spesimen hari ini, sehingga total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah 5.746.979 spesimen.

Dari jumlah itu, ada tambahan 136 orang meninggal sehingga total menjadi 17.081 jiwa meninggal dunia.

Kemudian, ada tambahan 4.461 orang yang sembuh sehingga total menjadi 454.879 orang lainnya dinyatakan sembuh. Sementara kasus suspek hingga saat ini mencapai 71.286 orang. Tercatat sudah 34 provinsi dan 505 kabupaten/kota yang terinfeksi virus covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap, 5 Fakta di Balik 3 Mobil Polisi Terbakar Dekat TPU Pondok Ranggon

Terungkap, 5 Fakta di Balik 3 Mobil Polisi Terbakar Dekat TPU Pondok Ranggon

News | Sabtu, 19 April 2025 | 08:54 WIB

Penangkapan Berujung Ricuh, Ini Kronologi 3 Mobil Polisi Dibakar Massa di Pondok Ranggon

Penangkapan Berujung Ricuh, Ini Kronologi 3 Mobil Polisi Dibakar Massa di Pondok Ranggon

News | Jum'at, 18 April 2025 | 19:21 WIB

Terkini

Pengekspor Pakaian Terbesar, Gaji Buruh Garmen di Negara Ini Tak Cukup untuk Sekali Makan Sehari

Pengekspor Pakaian Terbesar, Gaji Buruh Garmen di Negara Ini Tak Cukup untuk Sekali Makan Sehari

News | Minggu, 08 November 2026 | 11:05 WIB

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:02 WIB

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 10:57 WIB

Dana Korban Penipuan Rp967,5 Miliar Berhasil Diblokir

Dana Korban Penipuan Rp967,5 Miliar Berhasil Diblokir

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 10:56 WIB

Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'

Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:55 WIB

Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter

Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter

Jawa Tengah | Minggu, 08 November 2026 | 10:54 WIB

Prakiraan Cuaca 8 November: Hujan Berpotensi Hampir Merata di Sumut Sore-Malam Ini

Prakiraan Cuaca 8 November: Hujan Berpotensi Hampir Merata di Sumut Sore-Malam Ini

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 10:51 WIB

Pangdam Hasanuddin Gandeng Ormas dan Ojol Berantas Mafia TNI

Pangdam Hasanuddin Gandeng Ormas dan Ojol Berantas Mafia TNI

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 10:43 WIB

Bebas Bibir Pecah: 4 Lip Care Sunflower Seed Oil Penjaga Kelembapan

Bebas Bibir Pecah: 4 Lip Care Sunflower Seed Oil Penjaga Kelembapan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:40 WIB

Jangan Asal Hapus, Ini 7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File Tersembunyi

Jangan Asal Hapus, Ini 7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File Tersembunyi

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 10:38 WIB

×