Eks Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo: TNI Kini seperti Era Orde Baru

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 04 Desember 2020 | 21:15 WIB
Eks Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo: TNI Kini seperti Era Orde Baru
Ketua Presidium KAMI Gatot Nurmantyo di Gedung Bareskrim Polri. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Ketua Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menilai, TNI kekinian justru terlihat seperti pada masa Orde Baru.

Salah satu parameternya, kata Gatot, adalah adanya upaya agar TNI bisa digunakan sebagai alat kekuasaan.

"Saya lebih hapal TNI, telah terlihat menjadi seperti pada tahun Orde Baru. Ada usaha-usaha untuk menarik menjadi kekuatan," kata Gatot saat membuka acara Webinar Nasional KAMI bertajuk Selamatkan Reformasi TNI/Polri, Jumat (4/12/2020). 

Gatot mengatakan, kalau TNI kembali seperti era Orba, malah akan membuat angkatan bersenjata RI jatuh pada titik paling rendah.

Mantan Panglima TNI itu bercerita, TNI awalnya menempatkan diri sebagai alat negara secara profesional yang terdiri dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Kepolisian.

Namun seiring berjalannya waktu, kekuatan TNI justru menyimpang menjadi alat kekuasaan dan alat pemerintah pada era Orba.

Setelah era Orba berlalu, TNI melakukan evaluasi menyeluruh karena posisinya sangat dibenci dan dimusuhi oleh rakyat.

Selepas beberapa kepemimpinan, ABRI kemudian berganti nama menjadi TNI untuk menandakan reformasi doktrin, struktur hingga kultur angkatan. 

"Dalam perjalanan ini dilakukan secara estafet dari panglima TNI tahun 1998. Terus kami berjuang, karena dari titik nol, yang ABRI dalam tanda kutip dibenci dan dimusuhi oleh rakyat, menjadi sebaliknya," tuturnya. 

Upaya reformasi itu berbuah manis, tahun 2016, TNI dinilai Gatot kembali memenangkan hati rakyat.

Berdasarkan berbagai hasil survei, menunjukkan adanya efek positif di mana TNI menjadi organisasi terpercaya nomor satu di Indonesia.

Menurut Gatot, hal yang paling penting untuk dicermati ialah bagaimana mempertahankan posisi TNI tersebut. 

"Mengapa demikian? Karena TNI dan Polri ini adalah tulang punggung kehidupan berbangsa dan bernegara. Inilah yang seharusnya dipelihara terus sehingga mempunyai kekuatan, return effect terhadap dari luar maupun bisa menjaga sesuai dengan tugas pokoknya di dalam negeri," katanya. 

Namun demikian, Gatot justru melihat kemunduran yang tampak dari TNI pada periode ke-2 pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Justru yang ia lihat, TNI saat ini seperti ketika masa Orde Baru.

"Inilah yang dulu menyebabkan ABRI jatuh pada titik paling rendah. Nah, menjaga profesionalisme TNI bukan tanggung jawab TNI saja, tapi tanggung jawab seluruh komponen bangsa."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menaker Positif Covid-19, Istana Pastikan Jokowi Hanya Bertemu Virtual

Menaker Positif Covid-19, Istana Pastikan Jokowi Hanya Bertemu Virtual

News | Jum'at, 04 Desember 2020 | 19:59 WIB

Puisi Menohok Bocah SD Sindir Keras Jokowi: Sepedah, Ikan dan Batubara

Puisi Menohok Bocah SD Sindir Keras Jokowi: Sepedah, Ikan dan Batubara

Kalbar | Jum'at, 04 Desember 2020 | 19:35 WIB

Jokowi Kritik RI Masih Tertinggal Baca Peluang Ekspor

Jokowi Kritik RI Masih Tertinggal Baca Peluang Ekspor

Bisnis | Jum'at, 04 Desember 2020 | 17:17 WIB

Andi Arief Demokrat: Pandemi Nomor 2, Penting Anak Mantu Jadi Wali Kota

Andi Arief Demokrat: Pandemi Nomor 2, Penting Anak Mantu Jadi Wali Kota

News | Jum'at, 04 Desember 2020 | 17:20 WIB

Habib Rizieq Ngegas Lagi: Jokowi Takut Dialog, Beraninya Main lapor Terus!

Habib Rizieq Ngegas Lagi: Jokowi Takut Dialog, Beraninya Main lapor Terus!

News | Jum'at, 04 Desember 2020 | 15:53 WIB

Tagih Dialog dengan Jokowi, Habib Rizieq: Kami Bukan Pemberontak!

Tagih Dialog dengan Jokowi, Habib Rizieq: Kami Bukan Pemberontak!

Jakarta | Jum'at, 04 Desember 2020 | 15:39 WIB

Ayah Meninggal karena Covid-19, Seorang Dokter Curhat Minta ke Jokowi Ini

Ayah Meninggal karena Covid-19, Seorang Dokter Curhat Minta ke Jokowi Ini

News | Jum'at, 04 Desember 2020 | 14:54 WIB

Momen Jenderal TNI Cium Tangan saat Bertemu Guru SMA, Bikin Terharu!

Momen Jenderal TNI Cium Tangan saat Bertemu Guru SMA, Bikin Terharu!

News | Jum'at, 04 Desember 2020 | 13:51 WIB

Potret Kedekatan Habib Luthfi dengan Dua Tokoh Politik, Tampil Beda!

Potret Kedekatan Habib Luthfi dengan Dua Tokoh Politik, Tampil Beda!

News | Jum'at, 04 Desember 2020 | 12:59 WIB

Terkini

Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:22 WIB

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:10 WIB

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:52 WIB

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:37 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:31 WIB

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:24 WIB

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:12 WIB

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:58 WIB