4 Kejanggalan Penembakan 6 Pengawal Habib Rizieq Versi FPI

Reza Gunadha, Nur Afitria Cika Handayani

Senin, 07 Desember 2020 | 19:52 WIB
4 Kejanggalan Penembakan 6 Pengawal Habib Rizieq Versi FPI
Laskar FPI batasi aparat polisi saat mengirim surat panggilan ke kediaman Habib Rizieq Shihab. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Insiden penembakan yang dilakukan terhadap pendukung Habib Rizieq meninggalkan beberapa kejanggalan.

Peristiwa berdarah itu membuat 6 orang mati akibat ditembak polisi.

Pernyataan versi polisi dan FPI pun berbeda. Hal ini menimbulkan beberapa pertanyaan.

1. FPI bantah gunakan senjata

Berdasarkan versi polisi, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengungkapkan laskar khusus pendukung Rizieq melesatkan tiga kali tembakan.

Polisi menunjukan barang bukti senjata tajam yang diduga milik laskar khusus simpatisan pentolan FPI Rizieq Shihab. (Suara.com/M, Yasir)
Polisi menunjukan barang bukti senjata tajam yang diduga milik laskar khusus simpatisan pentolan FPI Rizieq Shihab. (Suara.com/M, Yasir)

Diduga laskar khusus pendukung Rizieq melakukan penyerangan dengan menggunakan dua senjata api dan beberapa senjata tajam.

Sementara itu, FPI mengklaim bahwa pihaknya tidak mungkin menggunakan senjata api.

2. FPI bantah lakukan penyerangan

FPI membenarkan bahwa terjadi bentrokan antara polisi dan pengawal Rizieq di Tol Jakarta-Cikampel.

baca juga

Tapi, pihaknya membantah melakukan penyerangan terhadap polisi.

Mereka menyebut terjadi penghadangan terhadap rombongan mobil keluarga Rizieq yang dikawal sejumlah laskar.

Padahal, berdasarkan versi polisi, ada dua kendaraan yang ditumpangi oleh kelompok simpatisan Rizieq yang memepet terlebih dahulu kendaraan milik anggota polisi.

3. FPI sebut 6 laskar pengawal hilang

FPI belum yakin bahwa enam anggota yang ditembak mati merupakan anggotanya.

Mereka justru menyebutkan bahwa 6 anggotanya hilang.

"Kalau misalnya itu (disebutkan) laskar FPI, ini yang perlu saya cek. Setahu saya, FPI organisasi terbuka, kelaskarannya tertata," kata Ketua Bantuan Hukum Front Pembela Islam Sugito Atmo Prawiro. 

4. FPI sebut dihadang preman OTK

Menurut FPI, dalam perjalanannya menuju lokasi. Rombongan tersebut secara tiba-tiba diserang preman atau kelompok orang tak dikenal.

Mereka disebut menghadang dan mengeluarkan tembakan kepada laskar pengawal keluarga Habib Rizieq.

Sementara, polisi menyebut bahwa secara tiba-tiba kelompok simpatisan Rizieq memepet dan sempat melesatkan tembakan ke arah kendaraan milik anggota polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Enam Jenazah Laskar Pengawal Habib Rizieq Dibawa ke RS Polri Kramat Jati

Enam Jenazah Laskar Pengawal Habib Rizieq Dibawa ke RS Polri Kramat Jati

News | Senin, 07 Desember 2020 | 19:37 WIB

6 Laskar Ditembak Mati, Munarman FPI: Kita Negara Hukum atau Kekuasaan?

6 Laskar Ditembak Mati, Munarman FPI: Kita Negara Hukum atau Kekuasaan?

Banten | Senin, 07 Desember 2020 | 19:29 WIB

Tengku Zul Sentil Ma'ruf Amin Soal Bentrok Polisi vs FPI: Jangan Diam Saja

Tengku Zul Sentil Ma'ruf Amin Soal Bentrok Polisi vs FPI: Jangan Diam Saja

Riau | Senin, 07 Desember 2020 | 19:24 WIB

Pengawal Habib Rizieq Disebut Tembaki Polisi, Munarman: Fitnah Besar

Pengawal Habib Rizieq Disebut Tembaki Polisi, Munarman: Fitnah Besar

Riau | Senin, 07 Desember 2020 | 18:58 WIB

FPI Ungkap Susah Akses Jenazah 6 Pengawal Habib Rizieq yang Ditembak Mati

FPI Ungkap Susah Akses Jenazah 6 Pengawal Habib Rizieq yang Ditembak Mati

News | Senin, 07 Desember 2020 | 18:50 WIB

Polisi Buru Pemilik hingga Penyuplai Senpi ke Laskar Khusus Pengawal Rizieq

Polisi Buru Pemilik hingga Penyuplai Senpi ke Laskar Khusus Pengawal Rizieq

News | Senin, 07 Desember 2020 | 18:46 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB