Komnas HAM Akui Belum Bisa Simpulkan Kasus 6 Laskar FPI Mati Ditembak

Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 10 Desember 2020 | 20:31 WIB
Komnas HAM Akui Belum Bisa Simpulkan Kasus 6 Laskar FPI Mati Ditembak
Komisioner Komnas HAM RI Beka Ulung Hapsara. [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM mengakui belum bisa menyimpulkan kasus tewasnya 6 pengawal imam besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan, karenanya pihaknya belum bisa memberikan rekomendasi apa pun terkait hasus tersebut.

"Sampai saat ini kami belum mengambil kesimpulan dan rekomendasi karena penyelidikan dan pengumpulan keterangan masih terus berjalan," ujar Beka Ulung saat dihubungi Suara.com, Kamis (10/12/2020).

Komnas HAM, kata Beka Ulung, sudah meminta keterangan dari FPI dan saksi-saksi yang terkait langsung saat tewasnya enam pengawal Habib Rizieq Shihab. 

"Kami sudah meminta keterangan dari FPI terus juga memeriksa saksi-saksi yang terkai dengan peristiwa tersebut secara langsung," ucap dia.

Selanjutnya penyelidikan yang sudah dilakukan Komnas HAM yakni menelusuri olah TKP saat peristiwa. 

"Terus juga sudah olah TKP. Olah TKP awal dan menelusuri kejadian peristiwanya darimana, sampai kemudian saat kejadian itu berlangsung," katanya. 

Sebelumnya, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) membentuk tim khusus menyelidiki baku tembak antara polisi dengan FPI.

Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan kalau tim tersebut tengah mendalami informasi yang beredar di tengah publik.

Tim penyelidikan Komnas HAM itu bakal mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk menguak fakta di balik kejadian tersebut.

Peristiwa penembakan itu berlangsung di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50, dini hari tadi.

"Komnas HAM melalui pemantuan dan penyelidikan telah membuat tim. Saat ini sedang mendalami informasi untuk memperdalam berbagai informasi yang beredar di publik," kata Choirul dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/12/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR ke Keluarga Korban Penembakan: Laskar FPI Ini Mau Bangun Negara Islam?

DPR ke Keluarga Korban Penembakan: Laskar FPI Ini Mau Bangun Negara Islam?

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 19:34 WIB

Telusuri Penembakan Enam Laskar FPI, Komnas HAM Kumpulkan Bukti-bukti

Telusuri Penembakan Enam Laskar FPI, Komnas HAM Kumpulkan Bukti-bukti

Banten | Kamis, 10 Desember 2020 | 18:07 WIB

Penembakan Enam Laskar FPI, Komnas HAM Cek TKP

Penembakan Enam Laskar FPI, Komnas HAM Cek TKP

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 18:00 WIB

Usut Kematian Pengawal Rizieq, Komnas HAM Bakal Panggil Kapolda Metro Jaya

Usut Kematian Pengawal Rizieq, Komnas HAM Bakal Panggil Kapolda Metro Jaya

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 17:17 WIB

Eskalasi Kekerasan di Papua Sepanjang 2020 Meningkat, Apa Pemicunya?

Eskalasi Kekerasan di Papua Sepanjang 2020 Meningkat, Apa Pemicunya?

Jabar | Kamis, 10 Desember 2020 | 16:35 WIB

Ikut Urus Jenazah 6 Laskar Pengawal Rizieq, FPI: Terimakasih Komnas HAM

Ikut Urus Jenazah 6 Laskar Pengawal Rizieq, FPI: Terimakasih Komnas HAM

Sumsel | Kamis, 10 Desember 2020 | 13:17 WIB

Soal Peluru di Tubuh Jenazah Laskar Rizieq, FPI: Biar Komnas HAM Jelaskan

Soal Peluru di Tubuh Jenazah Laskar Rizieq, FPI: Biar Komnas HAM Jelaskan

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 12:07 WIB

Terkini

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB