Jokowi Minta Kejaksaan Tinggalkan Cara Kerja Manual yang Rentan Korupsi

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 14 Desember 2020 | 12:05 WIB
Jokowi Minta Kejaksaan Tinggalkan Cara Kerja Manual yang Rentan Korupsi
Presiden Joko Widodo dalam sambutannya melalui video konferensi pada Musyawarah Nasional X MUI, sebagaimana ditayangkan secara daring pada Rabu, 25 November 2020 / [Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta meminta agar sistem kerja secara manual yang dilakukan Kejaksaan mesti harus ditinggalkan. Hal ini disampaikan Jokowi di acara Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2020 secara virtual, Senin (14/12/2020).

Jokowi ingin agar sistem kerja yang transparan dan efisien benar-benar diupayakan. Kepala Negara tidak ingin kejaksaan masih menerapkan sistem kerja yang lamban karena rentan akan praktik korupsi.

"Cara-cara (kerja) manual yang lamban, cara-cara manual yang rentan korupsi harus ditinggalkan," kata Jokowi.

Jokowi mengapresiasi atas adanya pengembangan sistem penanganan perkara tindak pidana terpadu berbasis teknologi informasi yang dilakukan Kejaksaan Agung.

Terlebih sistem itu juga telah disinergikan dengan Kemenkopolhukam, Kepolisian, Lembaga Permasyarakatan, hingga pengadilan.

Namun Jokowi tetap mengingatkan adanya pembaruan untuk data-data yang dimiliki Kejagung.

"Tetapi yang penting bahwa data-data dan teknologinya harus terus diupate, harus terus diperbarui," ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga meminta pengefektifan pengawasan internal. Hal tersebut dipintanya agar sumber daya manusia (SDM) Kejaksaan bisa bertindak profesional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi: Pengawasan Internal Harus Diperketat, Kejaksaan Harus Bersih!

Jokowi: Pengawasan Internal Harus Diperketat, Kejaksaan Harus Bersih!

News | Senin, 14 Desember 2020 | 11:10 WIB

Jokowi Tunjuk Komnas HAM Sebagai Lembaga Independen Kasus 6 Laskar FPI

Jokowi Tunjuk Komnas HAM Sebagai Lembaga Independen Kasus 6 Laskar FPI

Sulsel | Senin, 14 Desember 2020 | 10:17 WIB

Ienas Kesal ke Pendukung Fanatik Jokowi: Lawan FPI, Jangan Catut Gus Mus!

Ienas Kesal ke Pendukung Fanatik Jokowi: Lawan FPI, Jangan Catut Gus Mus!

Jogja | Senin, 14 Desember 2020 | 09:43 WIB

HNW Kritik Jokowi Soal Suntik Vaksin, Ferdinand Hutahaean: Asal Ngoceh Aja

HNW Kritik Jokowi Soal Suntik Vaksin, Ferdinand Hutahaean: Asal Ngoceh Aja

News | Senin, 14 Desember 2020 | 10:15 WIB

PSI Bocorkan Kabar Risma Bakal Ditunjuk Jokowi Jadi Mensos

PSI Bocorkan Kabar Risma Bakal Ditunjuk Jokowi Jadi Mensos

Jatim | Senin, 14 Desember 2020 | 04:40 WIB

Terkini

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:31 WIB

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:26 WIB

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:21 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:12 WIB

KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar

KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:12 WIB

Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz

Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:10 WIB

Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz

Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:58 WIB

Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin

Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:55 WIB

Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?

Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:55 WIB

Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin

Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:53 WIB