'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:55 WIB
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi
Aksi damai dan diskusi publik "Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI" di kawasan Bundaran UGM, Yogyakarta, Jumat (5/6/2026). [Suara.com/Hiskia]
baca 10 detik
  • Kelompok Suara Ibu Indonesia menggelar aksi damai di Yogyakarta pada Jumat, 5 Juni 2026, menyuarakan keresahan atas kondisi nasional.
  • Peserta aksi mengkritik kebijakan ekonomi, isu korupsi program pemerintah, serta menyoroti diskriminasi terhadap perempuan dan para pengemudi ojek.
  • Mereka mendesak perbaikan tata kelola pemerintahan, penghentian kebijakan yang tidak tepat sasaran, serta perlindungan hak asasi manusia bagi warga.

Suara.com - Aksi damai bertajuk "Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI" digelar kelompok sipil Suara Ibu Indonesia bersama sejumlah elemen masyarakat di Yogyakarta, Jumat (5/6/2026).

Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan keresahan terhadap kondisi ekonomi, kebijakan pemerintah, hingga praktik korupsi yang dinilai semakin memperburuk kehidupan rakyat.

Humas Suara Ibu Yogyakarta, Marsinah, mengatakan aksi itu sengaja dikemas dengan lebih ramah bagi perempuan dan anak. Bentuk kegiatannya pun beragam, mulai dari diskusi publik, permainan, pemaparan hasil riset mahasiswa, hingga penyediaan "Kotak Sambat" sebagai medium warga menyampaikan keluhan terhadap negara.

Menurutnya, pendekatan tersebut dipilih untuk mengakomodasi warga yang tidak nyaman turun ke jalan, tetapi tetap ingin menyuarakan kritik terhadap situasi yang terjadi saat ini.

"Ada banyak medium untuk, ada banyak cara untuk menyampaikan kegelisahan kita. Enggak semua orang itu nyaman dengan turun ke jalan, teriak-teriak di jalan," kata Marsinah.

"Hari ini adalah aksi damai, intinya adalah nyerah jadi WNI tapi sayang sama RI," imbuhnya.

Marsinah menilai masyarakat belakangan ini terus dihantam berbagai regulasi dan keputusan politik yang membingungkan serta sulit diprediksi. Mulai dari ketidakstabilan nilai tukar mata uang, kasus korupsi di pemerintahan, hingga beban regulasi perpajakan baru yang dinilai semakin mencekik sektor usaha kecil dan menengah.

"Jadi ada banyak banget kejutan-kejutan yang itu bukan kejutan yang membahagiakan, tapi bikin kita semakin hopeless," ujarnya.

Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Jimmy Hantu di SPPG Mutiara Keraton Solo, Tamansari, Bogor, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Jimmy Hantu di SPPG Mutiara Keraton Solo, Tamansari, Bogor, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) terlalu dipaksakan berjalan meski sudah muncul dugaan korupsi di level pejabat tinggi. Ia bahkan menduga praktik korupsi dalam program tersebut berpotensi terjadi secara sistemik hingga ke level bawah apabila tidak segera dihentikan.

baca juga

Ia melanjutkan, serangkaian kebijakan tersebut alih-alih membawa kesejahteraan, justru memicu keputusasaan di tengah masyarakat.

Tak hanya MBG, Suara Ibu Indonesia juga menyoroti proyek food estate di Merauke dan sejumlah daerah lain yang dinilai memicu represi terhadap masyarakat sipil.

Marsinah turut menyinggung kasus yang menimpa Andrie Yunus dan Mama Yasinta sebagai contoh bagaimana warga yang menyuarakan ketidakadilan justru mengalami tekanan.

Dalam aksi tersebut, Suara Ibu Indonesia berkolaborasi dengan mahasiswa UGM dan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) yang mempresentasikan hasil riset mengenai diskriminasi terhadap perempuan pengemudi ojol. Mereka menilai status kemitraan yang dijanjikan pemerintah kepada pengemudi ojol belum benar-benar berpihak pada pekerja.

"Sebenarnya itu (diskriminasi) juga dialami oleh ojol yang lain, cuman kalau perempuan memang dia akan mengalami ketidakadilan yang semakin berlapis-lapis karena posisinya sebagai perempuan," ungkapnya.

Ia juga mengkritik kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang dinilai kontradiktif dengan sejumlah proyek dan perjalanan luar negeri pejabat negara. Menurutnya, anggaran negara seharusnya diprioritaskan untuk subsidi pangan dan penguatan UMKM yang saat ini semakin tertekan akibat kenaikan harga kebutuhan pokok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Soal Alarm '98 Jilid 2': Keresahan Publik Sudah Sangat Besar

Pengamat Soal Alarm '98 Jilid 2': Keresahan Publik Sudah Sangat Besar

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:37 WIB

Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain

Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:50 WIB

MAKI Ungkap Setidaknya Ada 1 Lagi Tersangka Korupsi MBG: Dia Pejabat BGN Punya 20 SPPG

MAKI Ungkap Setidaknya Ada 1 Lagi Tersangka Korupsi MBG: Dia Pejabat BGN Punya 20 SPPG

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:26 WIB

Klaim Bukan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Siap Bongkar Nama-nama Besar

Klaim Bukan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Siap Bongkar Nama-nama Besar

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:13 WIB

Jalani Pemeriksaan, Sony Sonjaya Buka-bukaan Soal Jual Beli Titik Dapur MBG

Jalani Pemeriksaan, Sony Sonjaya Buka-bukaan Soal Jual Beli Titik Dapur MBG

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:47 WIB

Sinyal Kemarahan Prabowo saat Kejagung-KPK Bergerak, Pengamat: Jangan Sekadar Panggung Politik

Sinyal Kemarahan Prabowo saat Kejagung-KPK Bergerak, Pengamat: Jangan Sekadar Panggung Politik

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:45 WIB

72 Jam Penuh Guncangan di Indonesia: Rupiah Anjlok hingga Skandal Korupsi Pejabat Negara

72 Jam Penuh Guncangan di Indonesia: Rupiah Anjlok hingga Skandal Korupsi Pejabat Negara

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:42 WIB

BGN Alihkan Jatah MBG dari Sekolah Elite ke Wilayah 3T, Nanik: Fokus Perbaiki Kualitas

BGN Alihkan Jatah MBG dari Sekolah Elite ke Wilayah 3T, Nanik: Fokus Perbaiki Kualitas

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:25 WIB

Apa itu Mark Up? Modus Dadan Hindayana Korupsi Motor MBG

Apa itu Mark Up? Modus Dadan Hindayana Korupsi Motor MBG

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:15 WIB

Dadan Hindayana Apakah TNI? Ini Rekam Jejak Eks Kepala BGN

Dadan Hindayana Apakah TNI? Ini Rekam Jejak Eks Kepala BGN

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:35 WIB

Terkini

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×