Dukung Komnas HAM Usut Kematian 6 Laskar, FPI Kirim Karangan Bunga

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 14 Desember 2020 | 12:16 WIB
Dukung Komnas HAM Usut Kematian 6 Laskar, FPI Kirim Karangan Bunga
Sejumlah karangan bunga tampak berjejer memenuhi area depan gedung Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2020). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sejumlah karangan bunga tampak berjejer memenuhi area depan gedung Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2020). Karangan bunga tersebut berisikan dukungan kepada Komnas HAM dalam mengusut kematian 6 laskar FPI.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi tampak karangan bunga tersebut dikirimkan oleh berbagai pihak. Salah satu yang menarik karangan bunga itu datang dari FPI, GNPF Ulama, hingga PA 212.

Karangan bunga yang menarik pertama datang dikirimkan oleh DPD FPI DKI Jakarta. Terlihat dalam karangan tulisan mengenai dukungan kepada Komnas HAM agar bisa mengusut tuntas kasus tewasnya 6 laskar.

"MENDUKUNG KOMNAS HAM Untuk mengusut tuntas terbunuhnya 6 laskar FPI," tulis dalam karangan bunga tersebut seperti dilihat Suara.com di lokasi.

Kemudian karangan bunga menarik lainnya datang dari PA 212. Pesan dalam karangan bunga tersebut kurang lebih sama dengan apa yang dikirimkan oleh DPD FPI Jakarta. Mereka juga meminta Komnas HAM usut tuntas.

Begitu pula dengan karangan bunga yang datang dari GNPF Ulama. Selain FPI, PA 212 dan GNPF Ulama karangan bunga juga dikirimkan atas nama sejumlah ormas seperti Bang Japar, Brigade 411 hingga Brigade 212.

Sejumlah karangan bunga tampak berjejer memenuhi area depan gedung Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2020). (Suara.com/Bagaskara)
Sejumlah karangan bunga tampak berjejer memenuhi area depan gedung Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2020). (Suara.com/Bagaskara)

Sebelumnya diberitakan, Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM masih melakukan pendalaman atas temuan-temuan terkait tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI). Guna menambah beragam temuan, pihaknya juga meminta agar semua pihak yang dimintai keterangan mau bekerja sama.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam tidak menjelaskan fakta-fakta apa saja yang sudah didapatkan oleh tim. Hanya saja ia menyebut pihaknya tengah memperdalam berbagai infomasi yang sudah diperoleh.

"Kami sedang mendalami hal-hal yang lebih detail dan sedang menguji lagi beberapa bahan," kata Choirul kepada Suara.com, Jumat (11/12/2020).

Selain itu, pihaknya juga memanggil Direktur Utama PT Jasa Marga (persero) Subakti Syukur dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk dimintai keterangan pada pekan depan.

Choirul berharap dua pihak tersebut bisa bekerja sama guna menguak fakta di balik tewasnya enam laskar FPI beberapa waktu lalu.

"Dan memberikan informasi yang diperlukan untuk membuat terang peristiwa ini," tuturnya.

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menuturkan pihaknya sudah mendapatkan informasi dari FPI. Komnas HAM juga membuka pintu bagi masyarakat yang memiliki informasi tambahan guna membantu penyelidikan.

"Komnas membuka kanal aduan kalau ada informasi, data dari masyarakat," tutur Beka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipanggil Komnas HAM soal CCTV, Dirut Jasa Marga Bungkam

Dipanggil Komnas HAM soal CCTV, Dirut Jasa Marga Bungkam

Jabar | Senin, 14 Desember 2020 | 12:09 WIB

Viral Video Habib Rizieq Makan Nasi Kotak, Didoakan Begini Oleh Warganet

Viral Video Habib Rizieq Makan Nasi Kotak, Didoakan Begini Oleh Warganet

Lifestyle | Senin, 14 Desember 2020 | 12:04 WIB

Penuhi Panggilan Komnas HAM, Dirut Jasa Marga Pilih Bungkam Ketemu Wartawan

Penuhi Panggilan Komnas HAM, Dirut Jasa Marga Pilih Bungkam Ketemu Wartawan

Jakarta | Senin, 14 Desember 2020 | 11:58 WIB

Komnas HAM Temukan Titik Terang Fakta Laskar FPI Ditembak Aparat

Komnas HAM Temukan Titik Terang Fakta Laskar FPI Ditembak Aparat

Sumsel | Senin, 14 Desember 2020 | 11:51 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB