Tolak Rehabilitasi, Seorang Selebgram Tega Bunuh Ibu hingga Cungkil Organ

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 16 Desember 2020 | 17:39 WIB
Tolak Rehabilitasi, Seorang Selebgram Tega Bunuh Ibu hingga Cungkil Organ
Seorang selebgram asal Moldova tega bunuh ibu karena akan direhabilitasi.[Instagram]

Suara.com - Seorang mahasiswi kedokteran di Rusia tega membunuh dan mengambil jantung ibu kandungnya diduga karena pengaruh obat-obatan terlarang.

Menyadur Mirror, Rabu (16/12/2020) Anna Leikovic, yang juga seorang selebgram juga dituduh mengambil organ dalam lainnya termasuk paru-paru dan usus menggunakan pisau dapur.

Wanita berusia 21 tahun dari Comrat, Moldova tersebut, dikatakan mandi dengan tenang sebelum pergi menemui pacarnya.

Leikovic menikam ibunya, Praskovya Leikovic (40) saat akan pergi bersama sang pacar dan diduga marah karena pengaruh obat-obatan terlarang.

"Dia menikam ibunya dengan pisau dan kemudian memotong jantungnya ketika masih hidup," kata seorang sumber dari kepolisian, lapor surat kabar Komsomolskaya Pravda.

Tersangka kemudian memutuskan untuk merobek jantung dari dada wanita yang sekarat tersebut, tambah sumber kepolisian. "Sulit dipercaya tapi dia memotong hati dalam arti yang paling harfiah," sumber polisi menambahkan.

Mahasiswa kedokteran yang memiliki 9.400 pengikut di Instagram tersebut, mengikuti pengadilan setelah ditahan oleh pihak berwenang.

Ditanya oleh seorang jurnalis tentang apakah dia telah membunuh dan memutilasi ibunya, dia tertawa dan menjawab: "Selamat tinggal."

Sebuah laporan mengatakan bahwa ibu tersangka baru pulang bekerja dari Jerman dan menemukan putrinya menggunakan narkoba.

Ibu tersangka kemudian berencana untuk memberikan perawatan rehabilitasi kepada anaknya tersebut, namun ditolak.

Tetapi pamannya, Vladimir, membantah bahwa keponakannya tersebut telah direhabilitasi. "Ini adalah keluarga yang sangat baik," katanya.

Vladimir menjelaskan bahwa Praskovya sangat mencintai putrinya, dan ia menghabiskan sebanyak mungkin waktu bersamanya.

"Butuh dua jam bagi polisi untuk memberi tahu saya bahwa Anna adalah tersangka utama." jelas Vladimir. "Saya bahkan tidak bisa membayangkan ini." sambungnya.

Juru bicara polisi Lyubov Yanak mengatakan: "Ia adalah tersangka utama, tidak ada kemungkinan tersangka lain. Penyelidikan menyeluruh diperlukan untuk mengklarifikasi motif pembunuhan itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cekik Nurhidayati hingga Tewas, Pria Bangladesh Dihukum Mati

Cekik Nurhidayati hingga Tewas, Pria Bangladesh Dihukum Mati

News | Selasa, 15 Desember 2020 | 13:17 WIB

Tega! Suami di Jember Bunuh Istri Lantaran Kesal Sering Dimarahi

Tega! Suami di Jember Bunuh Istri Lantaran Kesal Sering Dimarahi

Jatim | Selasa, 15 Desember 2020 | 08:19 WIB

Menyesal Setelah Membunuh, Solikin Peluk dan Meminta Maaf ke Jasad Istri

Menyesal Setelah Membunuh, Solikin Peluk dan Meminta Maaf ke Jasad Istri

Jatim | Senin, 14 Desember 2020 | 17:04 WIB

Terkini

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB