Haikal Hassan Berdendang: Tuhan Kirimkanlah Kami, Pemimpin yang Baik Hati

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Kamis, 17 Desember 2020 | 18:00 WIB
Haikal Hassan Berdendang: Tuhan Kirimkanlah Kami, Pemimpin yang Baik Hati
Haikal Hassan Bernyanyi di Acara Refly Harun (YouTube/ReflyHarun).

Suara.com - Sekretaris Jenderal Habib Rizieq Shihab (HRS) Center Haikal Hassan berdendang sesaat sebelum memulai diskusi bersama Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun.

Diiringi band, Haikal Hassan menyanyikan lagu Munajat Cinta milik Dewa 19 yang liriknya sedikit diubah oleh dia.

Haikal Hassan mengganti kata 'kekasih' menjadi pemimpin yang diduga bermakna sindiran.

"Tuhan kirimkanlah kami pemimpin yang baik hati yang mencintai kami, apa adanya," dendang Haikal Hassan dikutip Suara.com dari tayangan dalam Kanal YouTube Refly Harun yang berjudul "BEGITU CINTANYA KEPADA HABIB, ORANG BERBONDONG-BONDONG DATANG!! SALAHNYA DI MANA? Babe Haikal".

"Tuhan kirimkanlah aku pemimpin yang baik hati yang mencintai kami semua, apa adanya," sambung dia.

Haikal Hassan di YouTube Refly Harun (YouTube).
Haikal Hassan di YouTube Refly Harun (YouTube).

Setelahnya, Haikal Hassan dan Refly Harun duduk diskusi untuk mulai berbincang-bincang perihal masalah Habib Rizieq.

Namun, sebelum itu keduanya sempat menyinggung lagu Munajat Cinta yang dinyanyikan oleh Haikal Hassan.

"Itu lagu Bang Ahmad Dani," kata Haikal Hassan memberitahu Refly Harun.

"Sebenarnya kirimkanlah kekasih yang baik hati, tapi kebutuhan Haikal Hassan bukan itu," timpal Refly Harun tertawa.

Tak lama berselang, Haikal Hassan dan Refly Harun mulai membahas topik perihal kerumunan Habib Rizieq baik saat kepulangan di Bandara Soekarno-Hatta maupun acara di Petamburan, Jakarta Pusat.

Mengenai banyaknya massa di agenda Habib Rizieq, Haikal Hassan mengaku pihaknya tidak menyangka pendukung akan membludak.

Haikal Hassan juga menyinggung sosok Mahfud MD yang kekinian sedang menjadi perhatian lantaran dulu mengizinkan massa menyambut Habib Rizieq.

"Beliau awalnya ingin gak ramai-ramai. Tapi kecintaan masyarakat ke beliau tidak terbendung, maka mereka berbondong-bondong," kata Haikal Hassan.

"Kami pun tidak menduga. Bahkan Pak Mahfud MD tidak menduga, paling sedikit," imbuhnya.

Selain itu, Haikal Hassan dalam kesempatan tersebut pun tampak seperti terheran-heran kenapa Habib Rizieq bisa dipidanakan. Sebab, menurut dia para pendukung yang datang memang ingin bertemu dengannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ikut Aksi 1812 Besok, Amien Rais Pilih Ingin Ketemu Langsung Jokowi

Tak Ikut Aksi 1812 Besok, Amien Rais Pilih Ingin Ketemu Langsung Jokowi

Jakarta | Kamis, 17 Desember 2020 | 17:23 WIB

Mahfud MD: Sekelompok Anak Muda Dilatih untuk Teror Orang-orang VVIP

Mahfud MD: Sekelompok Anak Muda Dilatih untuk Teror Orang-orang VVIP

News | Kamis, 17 Desember 2020 | 17:12 WIB

FPI Demo Kantor Polisi Minta Rizieq Dibebaskan, MUI Bogor: Ujian dari Allah

FPI Demo Kantor Polisi Minta Rizieq Dibebaskan, MUI Bogor: Ujian dari Allah

Bogor | Kamis, 17 Desember 2020 | 16:55 WIB

Terkini

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB