Viral Es Degan Mas Yono Muncul di Peta Islandia, Reviewnya Bikin Bengek!

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 20 Desember 2020 | 15:26 WIB
Viral Es Degan Mas Yono Muncul di Peta Islandia, Reviewnya Bikin Bengek!
Es degan di Islandia (Twitter/anggaschr)

Suara.com - Sebuah warung es degan mencuri perhatian publik lantaran ditandai dalam Google Maps di sebuah pulau terpencil di Islandia.

Keanehan warung es degan tersebut diungkap oleh akun Twitter @anggaschr. Ia mengunggah penampakan Google Maps lokasi es degan milik Mas Yono yang ditandai di Islandia.

"Mas Yono kenapa jualan degan di situ?" kata akun itu seperti dikutip Suara.com, Minggu (20/12/2020).

Dalam foto itu, tampak sebuah pulau terpencil di tengah lautan. Menariknya, ada tanda warung bernama 'Es Degan Mas Yono' yang berada di atas pulau terpencil itu.

Es degan di Islandia (Twitter/anggaschr)
Es degan di Islandia (Twitter/anggaschr)

Penampakan es degan di Google Maps itu langsung mencuri perhatian publik.

Beragam komentar kocak membanjiri kolom komentar cuitan tersebut.

Tak sedikit pula warganet yang memberikan ulasan kocak di warung es degan mas Yono di Islandia tersebut melalui akun Google.

"Mas Yono go internasional," kata @beaubymee.

"Setelah ku lihat enggak ada pohon kelapa, terus kulakan degannya dari mana?" uja @endaahsetiawati.

"Berapa kali puasa, berapa kali lebaran enggak balik nih bang Yono," ungkap @ghapoukbalcazar_.

"Jalan kaki 127 hari sampai di sana capek tapi bisa beli es degan," tutur @febrianbc.

Cara Menandai Rumah di Google Maps

Aplikasi Google Maps memiliki sejumlah fitur yang dapat dimanfaatkan oleh para penggunanya.
Salah satunya fitur menandai di Google Maps yang bisa digunakan untuk menandai tempat tertentu agar mudah didatangi di kemudian hari.

Meski begitu, fitur menandai di Google Maps ini terbatas bagi setiap penggunanya. Tapi, keuntungan lainnya Anda bisa menandai tempat-tempat favorit Anda secara gratis. Berikut ini langkah-langkah menandai rumah di Google Maps.

  1. Buka aplikasi Google Maps.
  2. Klik opsi 'Menu' yang memiliki ikon berbentuk garis tiga secara vertikal yang berada di sudut kiri atas.
  3. Selanjutnya, klik opsi 'Your Place'.
  4. Kemudian, klik 'Maps Tab'.
  5. Lalu, klik opsi 'Create Map Button' untuk menandai lokasi rumah Anda.
  6. Setelah diarahkan ke halaman pembuatan peta, klik ikon 'menandai lokasi' atau marker.
  7. Sesuaikan titik lokasi dengan alamat rumah Anda lalu klik titik lokasi.
  8. Setelah memberikan penanda atau marker, selanjutnya pada layar akan tampil sebuah kotak bisa Anda isi deskripsi berupa nama tempat dan hal-hal lainnya agar memudahkan orang menuju ke alamat rumah Anda.
  9. Jika Anda ingin menambahkan lokasi lainnya, maka ulangi lagi cara di atas.
  10. Setelah selesai menandai, Anda akan diarahkan ke 3 panah. Ikuti panah pertama untuk memberi nama pada alamat Anda. Kemudian, panah kedua untuk memberi nama pada layer dan panah ketiga jika Anda ingin membagikan alamat rumah Anda yang sudah ditandai di Google Maps ke orang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Bocah Diinterogasi Polisi, Bukannya Takut Malah Beri Jawaban Menohok

Viral Bocah Diinterogasi Polisi, Bukannya Takut Malah Beri Jawaban Menohok

News | Minggu, 20 Desember 2020 | 13:51 WIB

Bawa Sagu ke China, Pria Ini Diperiksa Petugas Dikira Bawa Sabu

Bawa Sagu ke China, Pria Ini Diperiksa Petugas Dikira Bawa Sabu

News | Minggu, 20 Desember 2020 | 13:34 WIB

Viral, Penumpang Wahana Ekstrem Lupa Pasang Pengaman saat Permainan Dimulai

Viral, Penumpang Wahana Ekstrem Lupa Pasang Pengaman saat Permainan Dimulai

News | Minggu, 20 Desember 2020 | 13:14 WIB

Terkini

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:56 WIB