Penumpang Sekarat saat Terbang Ternyata Kena Covid-19, 200 Orang Karantina

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 21 Desember 2020 | 15:29 WIB
Penumpang Sekarat saat Terbang Ternyata Kena Covid-19, 200 Orang Karantina
Ilustrasi kabin pesawat.[Pexels/Sourav Mishra]

Suara.com - Seorang penumpang maskapai United Airlines menceritakan momen dramatis saat dia membantu seorang pria sekarat dan mengalami gejala Covid-19.

Menyadur New York Post, Senin (21/12/2020) Tony Aldapa, yang merupakan seorang paramedis, membagikan pengalamannya saat membantu seorang penumpang sekarat di dalam pesawat.

"Saya tahu risiko yang terlibat dalam melakukan CPR pada seseorang yang berpotensi memiliki Covid-19, tetapi saya tetap membuat pilihan untuk melakukannya," tulis Aldapa di Twitter.

"Mengetahui bahwa saya memiliki pengetahuan, pelatihan, dan pengalaman untuk membantu, saya tidak bisa duduk diam dan menyaksikan seseorang mati." ujarnya.

Aldapa mengatakan dia dan dua orang lainnya melakukan CPR pada penumpang tersebut selama hampir satu jam dalam penerbangan minggu lalu dari Orlando ke Los Angeles.

Dia dan penumpang lainnya bekerja sama, melakukan kompresi dada pada pria yang mulai gemetar sebelum kehilangan kesadaran, CBS LA melaporkan.

Penumpang tersebut juga dipasang kantong oksigen yang terpasang di dalam kabin pesawat untuk kondisi darurat, TMZ melaporkan.

Aldapa mengatakan dia berbicara dengan istri penumpang tersebut, yang mengakui bahwa suaminya dijadwalkan akan menjalani tes Covid-19 di Los Angeles setelah kehilangan rasa dan baunya.

Penumpang tersebut diperbolehkan terbang karena sebelum naik ke pesawat memberi tahu bahwa dia tidak memiliki gejala.

baca juga

"'Saya menghabiskan sisa penerbangan dengan keringat saya sendiri dan air kencing orang itu," tulis Aldapa.

Setelah pendaratan darurat di New Orleans, penumpang yang sakit dibawa ke rumah sakit dan dia meninggal beberapa saat kemudian, TMZ melaporkan.

Aldapa sendiri kemudian sakit dan mengalami gejala Covid-19. "Pada dasarnya saya merasa seperti ditabrak kereta api. Saya batuk, seluruh tubuh saya masih sakit, saya sakit kepala." katanya kepada CBS LA.

United Airlines mengatakan awalnya hanya diberi tahu bahwa pria itu menderita serangan jantung dan sedang menunggu informasi lebih lanjut tentang kemungkinan kasus Covid-19.

"Kami membagikan informasi yang diminta, sehingga mereka (CDC) dapat bekerja dengan pejabat kesehatan setempat untuk melakukan pelacakan ke setiap penumpang yang diyakini CDC berisiko terpapar atau terinfeksi," kata maskapai itu, CBS LA melaporkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Melonjak, Apple Kembali Tutup Toko Retail di AS

Pandemi Melonjak, Apple Kembali Tutup Toko Retail di AS

Tekno | Senin, 21 Desember 2020 | 14:47 WIB

Vaksin Moderna Disetujui FDA Amerika Serikat, Penyimpanannya Tidak Ribet

Vaksin Moderna Disetujui FDA Amerika Serikat, Penyimpanannya Tidak Ribet

Tekno | Sabtu, 19 Desember 2020 | 20:08 WIB

Bangun Kepercayaan, Wakil Presiden Amerika Serikat Disuntik Vaksin Covid-19

Bangun Kepercayaan, Wakil Presiden Amerika Serikat Disuntik Vaksin Covid-19

News | Sabtu, 19 Desember 2020 | 19:24 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×