Array

Besok akan Ada Kejutan dari Istana Presiden

Senin, 21 Desember 2020 | 23:14 WIB
Besok akan Ada Kejutan dari Istana Presiden
Presiden Joko Widodo [Biro Pers Istana]

Suara.com - Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, mengatakan Presiden Joko Widodo akan mengundang sejumlah tokoh ke Istana, Selasa (22/12/2020). Ada kemungkinan pemanggilan ini menyangkut isu reshuffle kabinet.

"Besok. Tentunya akan diperkenalkan kepada publik oleh Bapak Presiden," ujar Heru, Senin (21/12/2020), malam.

Namun, Heru belum dapat memastikan jam berapa para tokoh itu diundang ke Istana. Dia juga belum bisa menyebut siapa saja yang diundang untuk menghadap Jokowi.

Namun sejumlah nama sudah beredar di kalangan wartawan dan disebut-sebut akan masuk kabinet, di antaranya Wakil Menteri BUMN sekaligus Juru Bicara Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Khatib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf, Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono, Dubes RI di untuk Amerika Serikat M. Lutfi, mantan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno.

Analis kebijakan publik Abi Rekso berpendapat Jokowi memang perlu mempertimbangkan melakukan perombakan kabinet menyusul dua menteri terlibat tindak pidana korupsi.

Abi Rekso  mengatakan stabilitas pemerintahan kian terganggu setelah Edhy Prabowo dan Menteri Sosial Juliari Batubara terseret kasus korupsi.

Kejadian yang berturut ini bukan saja mencengangkan publik luas, namun juga menjadi tamparan kuat kepada para pendukung Jokowi yang selama ini konsisten melawan budaya korup dalam pemerintahan.

"Reshuffle kali ini adalah kebutuhan atas menjawab kebuntuan sistem. Sudah ada dua Menteri Kabinet Jokowi yang tersangkut masalah korupsi. Sebelum catatan Itu bertambah ada baiknya Presiden mulai mempertimbangkan rombak kabinet segera mungkin. Ini bukan soal politik akomodatif, ini tentang keberlangsungan sistem pemerintah di masa krisis pandemik," tutur Abi Rekso.

Selain dua menteri yang terlibat korupsi, kata dia, Menteri Terawan Agus Putranto juga menjadi sorotan penilaian yang kurang memuaskan.

"Sektor kesehatan adalah barang publik yang sangat vital bagi masyarakat. Sudah semestinya sejak awal orang yang memimpin Kementerian Kesehatan adalah orang yang selalu bergumul pada problem kesehatan rakyat. Bukan semata-mata orang yang meletakan pelayanan kesehatan sebagai sektor bisnis jasa. Itu bertentangan dengan paradigma keadilan sosial," kata Abi Rekso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI