Jokowi Tak Usah Pikirkan Hari Baik untuk Reshuffle, yang Penting Kualitas

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 22 Desember 2020 | 11:20 WIB
Jokowi Tak Usah Pikirkan Hari Baik untuk Reshuffle, yang Penting Kualitas
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan pengucapan sumpah Anggota Komisi Yudisial masa jabatan 2020-2025 di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/12/2020). (Ist/ tangkap layar Youtube Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap mengumumkan reshuffle kabinetnya di hari yang dianggapnya baik seperti Rabu Pon.

Terkait itu, Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti menilai sudah seharusnya Jokowi tidak lagi memikirkan soal penentuan hari tetapi mempertimbangkan pengalaman dari para calon menteri baru.

Ray menilai bagus atau tidaknya jajaran Kabinet Indonesia Maju bukan dinilai dari penentuan hari baik. Melainkan dari segala kemampuan yang dimiliki setiap individunya.

"Oleh karena itu, tanggal atau hari tidak perlu menjadi pertimbangan khusus dalam hal mereshuffle kabinet," kata Ray kepada wartawan, Selasa (22/12/2020).

Menurut Ray, meski Jokowi kerap memilih hari baik untuk melakukan reshuffle, namun hasilnya pun tidak selalu seperti yang diharapkan.

Di sisi lain, Ray melihat Jokowi bakal mereshuffle menteri dalam jumlah banyak. Tetapi menurut dia hal tersebut tidak menjadi sesuatu yang dikhawatirkan.

"Mengganti 5 atau 6 anggota kabinet, bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan berdampak kegoncangan stabilitas pemerintahan," tuturnya.

Ray meramalkan pergantian menteri akan dilakukan Jokowi terutama pada dua kursi yang kini kosong yaitu Menteri Kelautan dan Perikanan (MenKP) dan Menteri Sosial.

Selain itu, ia juga menilai ada pos menteri lainnya yang bisa dipertimbangkan yakni Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham).

baca juga

"Tiga menteri ini sudah dirasakan kurang pas pada posisi mereka masing-masing."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Uno Masuk Kabinet Jokowi? Gerindra: Kami Doakan yang Terbaik

Sandiaga Uno Masuk Kabinet Jokowi? Gerindra: Kami Doakan yang Terbaik

News | Selasa, 22 Desember 2020 | 11:10 WIB

Momen Hari Ibu, Presiden Joko Widodo Mengenang Sujiatmi Notomiharjo

Momen Hari Ibu, Presiden Joko Widodo Mengenang Sujiatmi Notomiharjo

Jawa Tengah | Selasa, 22 Desember 2020 | 11:06 WIB

Presiden Jokowi Andalkan Vaksinasi Gratis untuk Pulihkan Ekonomi di 2021

Presiden Jokowi Andalkan Vaksinasi Gratis untuk Pulihkan Ekonomi di 2021

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2020 | 10:32 WIB

Jansen PD: Semoga Kasus Korupsi Bansos Covid-19 Tak Seperti Harun Masiku

Jansen PD: Semoga Kasus Korupsi Bansos Covid-19 Tak Seperti Harun Masiku

News | Selasa, 22 Desember 2020 | 09:12 WIB

Terkini

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:09 WIB

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:08 WIB

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:59 WIB

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:43 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:24 WIB

×