Disebut Virus Corona Varian Barunya Lebih Berbahaya, Afrika Selatan Menolak

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 26 Desember 2020 | 13:47 WIB
Disebut Virus Corona Varian Barunya Lebih Berbahaya, Afrika Selatan Menolak
Menteri Kesehatan Afrika Selatan, Zweli Mkhize positif corona. (AFP)

Suara.com - Menteri kesehatan Afrika Selatan menolak klaim yang menyatakan bahwa varian virus corona baru yang ditemukan di negaranya lebih menular atau berbahaya daripada yang ditemukan di Inggris.

"Saat ini, tidak ada bukti bahwa 501.V2 (varian) lebih menular daripada varian Inggris - seperti yang disebutkan oleh Menteri Kesehatan Inggris," kata Zwelini Mkhize dalam sebuah pernyataan disadur dari The Straits Times, Sabtu (26/12/2020).

"Juga tidak ada bukti bahwa (itu) menyebabkan penyakit yang lebih parah atau peningkatan kematian daripada varian Inggris atau varian apa pun yang telah diurutkan di seluruh dunia." sambungnya.

Matt Hancock, Menteri Kesehatan Inggris mengatakan bahwa varian virus yang ditemukan di Afrika Selatan "sangat memprihatinkan, karena lebih mudah menular, dan tampaknya telah bermutasi lebih lanjut."

Pada kesempatan yang sama ia juga menyampaikan pembatasan perjalan ke dan dari Afrika Selatan mulai Rabu (23/12).

Kata-kata Matt Hancock yang berbunyi "telah menciptakan persepsi bahwa varian di Afrika Selatan telah menjadi faktor utama dalam gelombang kedua di Inggris," disanggah oleh Mkhize.

"Ini tidak benar." tegas Mkhize.

Dia menunjukkan bukti bahwa strain Inggris, yang memiliki mutasi serupa dengan Afrika Selatan, muncul dari September di tenggara County Kent.

Mengutip pandangan komunitas ilmiah yang dibagikan secara luas, Mkhize juga berpendapat bahwa risiko larangan perjalanan mungkin lebih besar daripada manfaatnya.

baca juga

"Melarang perjalanan antara Inggris dan SA adalah keputusan yang tidak menguntungkan," ujar Mkhize.

Afrika Selatan adalah negara yang paling terpukul oleh Covid-19 di benua tersebut, dengan hampir satu juta infeksi sejauh ini dan 26.000 orang meninggal.

Sekitar 14.000 kasus positif terdeteksi pada dua hari terakhir, dibandingkan dengan pada awal pekan ini antara 8.000 dan 10.000 kasus.

Mkhize mengatakan pada Rabu bahwa aturan pembatasan baru mungkin diperlukan untuk memperlambat penyebaran virus corona jenis baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejumlah Negara Larang Penerbangan ke Afrika Selatan Terkait Mutasi Covid

Sejumlah Negara Larang Penerbangan ke Afrika Selatan Terkait Mutasi Covid

Jatim | Selasa, 22 Desember 2020 | 09:40 WIB

Bintang Timnas Afrika Selatan Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut

Bintang Timnas Afrika Selatan Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut

Bola | Minggu, 13 Desember 2020 | 20:30 WIB

Balita Malang Dibunuh secara Sadis, Kepala Ditusuk Paku, Alat Vital Dicabut

Balita Malang Dibunuh secara Sadis, Kepala Ditusuk Paku, Alat Vital Dicabut

News | Selasa, 08 Desember 2020 | 12:36 WIB

Terkini

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:00 WIB

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:10 WIB

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:03 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:55 WIB

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:50 WIB

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:45 WIB

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:58 WIB

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:50 WIB

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:36 WIB

Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!

Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:55 WIB

×