Bolsonaro Ngotot Tolak Vaksin Covid-19, Kini Wakilnya Positif Corona

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 28 Desember 2020 | 13:16 WIB
Bolsonaro Ngotot Tolak Vaksin Covid-19, Kini Wakilnya Positif Corona
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Suara.com - Wakil Presiden Brasil, Hamilton Mourao positif corona. Menyadur Channel News Asia Senin (28/12), Mourao dinyatakan tertular Covid-19 pada Minggu (27/12).

Sebelum Mourao, Presiden Brasil Jair Bolsonaro sudah lebih dulu dites positif untuk virus corona. Namanya kini menambah panjang daftar pejabat Brasil yang terinfeksi.

Dalam sebuah pernyataan, kantor Mourao mengatakan dia diketahui positif pada Minggu sore. Wakil presiden itu akan menjalani karantina di kediaman resminya, di Jaburu.

Secara terpisah, kementerian kesehatan Brasil pada hari Minggu melaporkan bahwa Brasil mencatat 344 kematian baru Covid-19, dan 18.479 kasus virus corona baru.

Menurut angka kementerian kesehatan, Brasil sekarang memiliki hampir 7,5 juta kasus yang dikonfirmasi, dan total 191.139 kematian akibat virus corona sejak wabah dimulai.

Wakil Presiden Brasil Hamilton Mourao. (Foto: AFP)
Wakil Presiden Brasil Hamilton Mourao. (Foto: AFP)

Sebelumnya, Presiden Brasil Jair Bolsonaro menyebut vaksin virus corona sangat berbahaya karena bisa mengubah orang jadi buaya.

Menurut laporan Independent, Bolsonaro menyebut vaksin itu juga bisa membuat wanita menumbuhkan rambut wajah dan pria berbicara dengan suara seperti wanita.

"Dalam kontrak Pfizer, sangat jelas: 'Kami tidak bertanggung jawab atas efek samping apa pun.' Jika Anda berubah menjadi buaya, itu masalah Anda," kata Bolsonaro tentang vaksin Covid-19.

"Jika Anda menjadi manusia super, jika seorang perempuan mulai menumbuhkan janggut atau jika seorang pria mulai berbicara dengan suara feminin, mereka [Pfizer] tidak akan ada hubungannya dengan itu."

Bolsonaro yang sembuh dari Covid-19 pertengahan tahun ini, ngotot tidak akan menerima vaksin dalam beberapa kesempatan. Bahkan telah menyatakan bahwa orang-orang harus diizinkan menolak suntikan.

"Beberapa orang mengatakan bahwa saya memberikan contoh yang buruk. Tetapi kepada orang-orang mengatakan ini, saya beri tahu bahwa saya sudah tertular virus, saya memiliki antibodi, jadi mengapa harus divaksinasi?" katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suami dan Anak Sembuh, Nirina Zubir Masih Positif Covid-19

Suami dan Anak Sembuh, Nirina Zubir Masih Positif Covid-19

Jabar | Sabtu, 26 Desember 2020 | 13:22 WIB

Cuma Nirina Zubir yang Masih Positif Corona, Anak-anak Interaksi Lewat Kaca

Cuma Nirina Zubir yang Masih Positif Corona, Anak-anak Interaksi Lewat Kaca

Entertainment | Sabtu, 26 Desember 2020 | 12:09 WIB

3 Penyebab COVID-19 Indonesia Makin Memburuk, Salah Satunya Liburan

3 Penyebab COVID-19 Indonesia Makin Memburuk, Salah Satunya Liburan

Bekaci | Jum'at, 25 Desember 2020 | 18:34 WIB

Terkini

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:23 WIB

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:12 WIB

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:11 WIB

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:01 WIB

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB

Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader

Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:45 WIB

Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman

Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:37 WIB