Muncul Klaster Baru di Beijing, China: Penyebabnya Orang Indonesia

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 31 Desember 2020 | 15:39 WIB
Muncul Klaster Baru di Beijing, China: Penyebabnya Orang Indonesia
Ilustrasi - Para penumpang pesawat Xiamen Airlines dari Jakarta menuju Fuzhou, China, memakai alat pelindung diri dalam penerbangan selama 5 jam 10 menit pada Kamis (22/10/2020). (ANTARA/M. Irfan Ilmie)

Suara.com - Beijing, China, merilis hasil penyelidikan epidemiologi menyeluruh terhadap 16 kasus virus corona yang melonjak secara tiba-tiba hingga menjadi klaster di Shunyi.

Menyadur Global Times Kamis (31/12), wakil direktur pusat kota untuk pencegahan penyakit dan kontrol, Pang Xinghuo menyebut Indonesia sebagai sumber klaster tersebut.

Sejak tanggal 23 Desember, distrik Shunyi melaporkan 16 pasien virus corona. 14 di antaranya adalah kasus lokal yang dikonfirmasi, satu kasus tanpa gejala dan satu lainnya merupakan kasus impor.

Dengan menganalisis urutan genetik virus, hasil menunjukkan virus itu termasuk dalam genotipe-L dari cabang Eropa, yang memiliki kemiripan tinggi dengan strain virus yang ditemukan di Asia Tenggara pada bulan November.

Itu artinya, wabah baru di Beijing ini merupakan virus impor dari luar negeri. Disebutkan bahwa virus itu ditularkan dari pasien Indonesia yang duduk di sebelah pria yang masuk ke Provinsi Fujian China pada akhir November.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Pria 28 tahun itu kemudian melakukan perjalanan ke distrik Shunyi di Beijing dan menyebabkan klaster baru, sebut Pang.

Pasien asal Indonesia sudah terkonfirmasi positif virus corona dalam penerbangan dari negara asalnya ke Fujian.

Ia pergi ke Beijing pada 10 Desember setelah karantina 14 hari di Fujian dan dinyatakan negatif dalam tes asam nukleat.

Dia kemudian dinyatakan positif dalam tes antibodi serum tapi negatif dalam tes asam nukleat lainnya pada 26 Desember.

baca juga

Sampel dari tempat tinggal dan kantornya dinyatakan positif corona dan pria itu dibawa ke Rumah Sakit Ditan Beijing. Tes asam nukleatnya menjadi positif pada 28 Desember dan dia diidentifikasi sebagai silent carrier.

Kasus impor ini menginfeksi teman sekamarnya dan kemudian menyebabkan infeksi pada pegawai supermarket dan sekelompok pengemudi dan teman-teman serta pekerja yang memanggil mobil online di kawasan industri Jinma melalui aktivitas kelompok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Ahli Epidemiologi Soroti Keampuhannya

Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Ahli Epidemiologi Soroti Keampuhannya

Health | Senin, 07 Desember 2020 | 18:34 WIB

Epidemiologi UI: Boleh Liburan, Asal Patuh Protokol Kesehatan

Epidemiologi UI: Boleh Liburan, Asal Patuh Protokol Kesehatan

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:53 WIB

Positif Corona di Indonesia Salip China, Begini Kata Pakar Epidemiologi

Positif Corona di Indonesia Salip China, Begini Kata Pakar Epidemiologi

News | Senin, 20 Juli 2020 | 12:23 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×