Suara.com - Tiga orang pria di Thailand baru-baru ini menghebohkan masyarakat karena mereka saling mengikat janji pernikahan dengan restu dari orang tua masing-masing.
Menyadur Asia One, Jumat (1/1/2021) hubungan ketiga pria tersebut dimulai dari seorang pria yang bekerja sebagai ahli gizi bernama James Chandmthong dan seorang pria berusia 22 tahun Nong Amsapchan yang sudah berjalan selama tujuh tahun.
Baru kemudian ketika Chandmthong bertemu pria ketiga bernama Nong Toei Buutawat secara online, banyak hal mulai berubah.
Pria berusia 30 tahun tersebut mulai menaruh hari kepada Buutwat dan saling berhubungan tanpa sepengetahuan Amsapchan.
Namun, setelah Chandmthong mengakui hubungannya dengan pria lain, secara mengejutkan Amsapchan tidak marah sama sekali.
Chandmthong juga terkejut saat mengetahui bahwa Amsapchan telah lama menganggap Chandmthong sebagai keluarganya.
Akhirnya ketiga pria tersebut melanjutkan hubungan tanpa adanya perpecahan di antara ketiganya.
Ketiganya menemukan keseimbangan dalam kehidupan mereka bersama, di mana mereka berbagi pekerjaan rumah tangga. Sejak saat itu, mereka mendirikan grup tari "Thanawat Dance".
Akhirnya, mereka memutuskan untuk mengadakan upacara pernikahan dan "menikah" pada 8 Desember di Chanthaburi, sebagai simbol komitmen mereka terhadap hubungan tersebut.
Pada hari pernikahannya, teman, kerabat dan penari dari "Thanawat Dance" hadir untuk memberikan selamat. Tak lupa para hadirin juga disuguhkan dengan perjamuan.
Hubungan pernikahan ketiga pria tersebut juga mendapat dukungan dari masing-masing keluarga dan mengatakan mereka akan melindunginya.
"Saya akan berusaha melindungi ketiga anak laki-laki itu dan membiarkan mereka hidup bahagia seperti keluarga lainnya." ujar ibu Amsapchan, Thanayarat Phol.
Kisah poligami gay pria tersebut juga viral di media sosial Thailand dan langsung mengundang beragam komentar dari warganet.
Keberanian mereka dalam mengejar kebahagiaan disambut dengan pujian online, terutama karena ketiga pria tersebut terlihat sangat menarik.
Secara hukum, Thailand sebenarnya tidak mengakui pernikahan antara tiga orang sekaligus. Acara pernikahan antara ketiga pria itu hanya dilakukan secara simbolis sesuai dengan ajaran agamanya.