Soal BLT Covid-19, Luqman Hakim Sentil Mensos Risma: Rakyat Tidak Bodoh Bu

Dany Garjito | Hernawan | Suara.com

Jum'at, 01 Januari 2021 | 14:46 WIB
Soal BLT Covid-19, Luqman Hakim Sentil Mensos Risma: Rakyat Tidak Bodoh Bu
Tri Rismaharini dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Sosial RI, Rabu 23 Desember 2020 / [Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Politisi PKB Luqman Hakim kembali menenyentil Menteri Sosial Tri Rismaharini yang kini menjadi penanggung jawab alokasi dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19.

Luqman Hakim mengatakan, pendistribusian dana BLT Covid-19 sejatinya merupakan salah satu tugas mulia yang diemban oleh Mensos Risma.

Oleh sebab itu, menurut Luqman Hakim, Mensos Risma harus memastikan BLT benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan, alias tidak salah sasaran.

"Ini tugas besar dan mulia Bu Risma, memastikan duit Bantuan Tunai sampai pada rakyat yang berhak, tanpa potongan dan tidak dikorupsi," kata Luqman Hakim pada Kamis (31/12/2020) seperti dikutip Suara.com.

Kemudian, Luqman Hakim mengungkit soal Mensos Risma yang melarang dana BLT untuk membeli rokok.

Kata Luqman Hakim, Mensos Risma tidak perlu fokus pada hal itu karena menurutnya rakyat sudah pintar dan tahu prioritas kebutuhannya sendiri.

"Fokuslah di soal ini, rakyat sudah tahu prioritas kebutuhan akan beli apa dengan Rp 300 ribu itu. Tidak usah pusing soal beli rokok. Rakyat tidak bodoh, Bu," tandasnya.

Dalam cuitannya, Luqman Hakim menanggapi artikel berita yang menyebut KPK meminta Mensos Risma memastikan agar BLT tidak dikorupsi.

Cuitan Luqman Hakim Soal BLT Covid-19 dan Mensos Risma (Twitter/LuqmanBeeNKRI).
Cuitan Luqman Hakim Soal BLT Covid-19 dan Mensos Risma (Twitter/LuqmanBeeNKRI).

Sebelumnya, Luqman Hakim juga mengomentari Mensos Risma terkait pernyataannya yang menyebut uang BLT tidak boleh untuk memberi rokok.

Luqman mempertanyakan masalah Mensos Risma terhadap rokok. Padahal menurutnya membeli rokok bukanlah sebuah kesalahan.

"Ada apa bu, kok serius banget musuhi sama rokok? Berapa ratus triliun cukai rokok yang diterima negara setiap tahun? Berapa puluh juta rakyat terlibat dalam rantai industri rokok? Beli rokok di warung atau pasar, apa salahnya? Mikir to, Bu!" cuit Luqman Hakim, Kamis (31/12/2020).

Mensos Risma Mengingatkan Masyarakat Soal BLT Covid-19

Mensos Risma mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan dana BLT Covid-19 untuk membeli rokok.

"Tidak ada penggunaan untuk pembelian rokok," kata Risma, dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden.

Selain itu, Risma juga mengatakan akan memantau penggunaan uang BLT tersebut. Sebab menurutnya, BLT diberikan untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon Sebut Risma Ambil Kerjaan Kadinsos Blusukan di Kolong Jembatan

Fadli Zon Sebut Risma Ambil Kerjaan Kadinsos Blusukan di Kolong Jembatan

Jatim | Rabu, 30 Desember 2020 | 15:46 WIB

Aksi Blusukan Risma ke Kolong Jembatan Dikomentari Ketua DPRD DKI Jakarta

Aksi Blusukan Risma ke Kolong Jembatan Dikomentari Ketua DPRD DKI Jakarta

Jakarta | Rabu, 30 Desember 2020 | 10:21 WIB

Mensos Risma Masuk Kolong Jembatan, Politisi Demokrat: Pencitraan yang Baik

Mensos Risma Masuk Kolong Jembatan, Politisi Demokrat: Pencitraan yang Baik

Sumbar | Rabu, 30 Desember 2020 | 11:05 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB