Polisi Pakistan Tangkap 'Manusia Serigala', Warganet Malah Beri Dukungan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 04 Januari 2021 | 09:32 WIB
Polisi Pakistan Tangkap 'Manusia Serigala', Warganet Malah Beri Dukungan
Ilustrasi serigala. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang pria di Pakistan ditangkap pihak berwenang karena berjalan-jalan keliling kampung menggunakan kostum serigala dan menakut-nakuti warga.

Menyadur The Sun, Minggu (3/1/2021) Kepolisian Pakistan menangkap seorang pria yang diduga membuat warga di Moti, Penshawar takut.

Pria itu ditahan oleh polisi karena diduga membuat wanita dan anak-anak takut. Sebab ia berkeliling kota menggunakan sepeda motor dan sebuah jubah dengan topeng serigala.

Pria itu di tangkap Jumat (1/1/2021), tepatnya pada malam pergantian tahun oleh Kepolisian Shah Qabool.

Seorang pria berkostum serigala ditangkap Polisi Pakistan.[dok. Kepolisian Peshwar]
Seorang pria berkostum serigala ditangkap Polisi Pakistan.[dok. Kepolisian Peshwar]

Polisi telah mengajukan tuntutan terhadap pria tersebut, yang belum disebutkan namanya, dan penyelidikan untuk mengetahui motif di balik tindakannya.

Foto-foto saat pria tersebut ditangkap langsung viral di media sosial. Sebuah foto yang diposting oleh jurnalis Omar R Quraishi, menunjukkan pria tersebut diborgol saat masih mengenakan topeng dan kostum werewolf.

Foto lain menunjukkan pria yang mengendarai sepeda motornya dengan topeng menakutkan.

Warganet yang melihat pria tersebut justru memberikan dukungan dan menunjukkan ironi kepada polisi yang menahannya.

"Orang-orang takut pada pria itu dan tidak keluar pada tahun baru selama masa Covid, semua orang tetap aman. Bukankah ini hal yang baik?" tulis seorang warganet.

baca juga

"Sebenarnya apa yang dia kenakan lebih baik daripada perlengkapan APD. Itu akan membuat orang menjauh & dia aman dari covid." timpal warganet lainnya.

"Mungkin dia tidak ingin mengambil risiko dalam epidemi seperti itu. Topeng itu adalah senjata yang sangat mudah untuk melawan Covid-19." komentar warganet lain.

Lebih dari 10.000 orang telah meninggal setelah tertular virus Covid-29 di Pakistan, dan negara itu telah mencatat total sekitar 482.000 kasus hingga saat ini.

Sedangkan setidaknya 1,7 juta orang meninggal karena Covid-19 di seluruh dunia dan tengah berhadapan dengan gelombang baru infeksi.

Akibat virus tersebut, kebanyakan negara memberlakukan kuncian saat perayaan malam tahun baru yang memaksa warga melihat pergantian tahun dari dalam rumah saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kashmir Memanas Lagi, Militer India Dituduh Lancarkan Tembakan, Satu Tewas

Kashmir Memanas Lagi, Militer India Dituduh Lancarkan Tembakan, Satu Tewas

News | Kamis, 31 Desember 2020 | 19:04 WIB

Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Pakistan, Bagaimana Indonesia?

Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Pakistan, Bagaimana Indonesia?

Malang | Selasa, 29 Desember 2020 | 20:10 WIB

Makin Meluas, Kini Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Pakistan

Makin Meluas, Kini Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Pakistan

Health | Selasa, 29 Desember 2020 | 15:22 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×