Rocky Gerung Skakmat Abu Janda yang Hina Pigai: Cocok Dapat Darwin Award

Reza Gunadha, Hernawan

Kamis, 07 Januari 2021 | 16:13 WIB
Rocky Gerung Skakmat Abu Janda yang Hina Pigai: Cocok Dapat Darwin Award
Rocky Gerung berdiskusi dengan Fadli Zon. (YouTube/Fadli Zon Official)

Suara.com - Permadi Arya atau Abu Janda melempar sindiran yang dinilai menghina dan rasis terhadap aktivis HAM Natalius Pigai.

HInaan Abu janda itu mendapat kritik dari beragam kalangan, termutakhir pemikir politik Rocky Gerung.

Lewat video berjudul "Hina Pigai, Abu Janda Sudah Kelewatan" yang diunggah dalam kanal YouTube Rocky Gerung Official, dia merasa berhak memberi komentar atas tudingan Abu Janda terhadap Natalius Pigai tersebut.

Pasalnya, Rocky Gerung mengaku sudah pernah mengajar teori evolusi sebagaimana disinggung Abu Janda dalam sindirannya.

Rocky Gerung melempar kritikan tajam untuk Abu Janda. Sindira pegiat media sosial itu menurutnya justru menunjukkan gagalnya evolusi dalam pikirannya sendiri.

"Dari awal yang mengolok-olok itu tanda gagalnya evolusi dalam pikirannya. Jadi dia tidak tiba pada status homo sapiens. Di dalam sejarah peradaban, selalu ada orang yang membatalkan gerak berpikirnya sehingga disebut si dungu," ujar Rocky Gerung seperti dikutip Suara.com.

Rocky Gerung mengomentari Abu Janda yang disebutnya menghina Natalius Pigai (YouTube/RockyGerungOfficial).
Rocky Gerung mengomentari Abu Janda yang disebutnya menghina Natalius Pigai (YouTube/RockyGerungOfficial).

"(Abu Janda) Tidak mampu berpikir, tidak tahu evolusi berpikir, tidak bisa membantah pikiran Natalius Pigai, itu soalnya. Mestinya (Abu Janda) tak usah diomelin, tapi dikasih Darwin Awards karena membunuh diri sendiri sehingga manusia tidak dibebani kedunguan," sambungnya.

Perlu diketahui, kata Rocky Gerung, Darwin Awards merupakan penghargaan untuk orang-orang yang membatalkan gerak berpikirnya.

Tidak berhenti sampai kata dungu, Rocky Gerung juga menyinggung 'politik cebong' dan kemampuan berpikir yang dangkal.

baca juga

"Jadi orang berolok-olok itu (harus punya) kemampuan mengabstraksi supaya olok-olokannya terhindar dari rasisme. Ini olok-olok yang dangkal, hanya bisa dipahami oleh sub-human semacam cebong. Tapi orang yang berpikir tdk akan tertawa," tukas Rocky Gerung.

"Terlihat itu mereka yang berpolitik pada akal yang terbatas selalu jatuh pada kemampuan menghina. Kalau kemampuan menghina luar biasa, (kemampuan) berpikir sudah bisa dipastikan dangkal. Kawanan semacam ini IQ-nya 200," tegas Rocky Gerung melanjutkan.

Rocky Gerung kemudian mengungkapkan bagaimana reaksi Natalius Pigai saat mendapat sindiran. Kata dia, Aktivis HAM itu santai dan biasa saja.

Namun, sindiran kepada Natalius Pigai menurut Rocky Gerung justru memanaskan ketegangan di Papua.

"Berkali-kali pigai dapat olokan. Tapi orangnya biasa aja, dia santai, tenang, ditelan itu, yang berbahaya sinyal itu tiba di komunitas Pigai. Sekarang ada krisis Papua, seluruh fasilitas untuk berangkulan dengan Papua, memahai problem mereka. Ini justru dibatalkan si dungu tadi," terang Rocky Gerung.

"Bayangkan otaknya tidak bisa baca konteks. Ini benar-benar gila. Ada ketegangan di Papua. Ini tiba-tiba datang makhluk absurd. Di istana dihuni manusia-manusia semacam ini yang benci pada orang tapi tidak bisa diformulasikan secara akademis," tandasnya.

Sebelumnya, Abu Janda yang membandingkan antara Natalius Pigai dengan Hendropriyono.

Abu Janda menyebut rekam jejak Hendropriyono tidak perlu dilakukan lagi karena dinilai sudah melakukan banyak hal baik bagi negara.

"Kapasitas Jend. Hendropriyono: Mantan Kepala BIN, Mantan Direktur BAIS, Mantan Menteri Transmigrasi, Profesor Ilmu Filsafat Intelijen, Berjasa di berbagai operasi militer," ujar Abu Janda, sabtu (2/1/2021).

Abu Janda kemudian membandingkan Hendropriyono dengan Natalius Pigai yang mempertanyakan soal sepak terjang aktivis HAM tersebut.

"Kau Natalius Pigai apa kapasitas kau? Sudah selesai evolusi belum kau?" tandas Abu Janda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teddy PKPI Semprot Fadli Zon: Selama Jadi DPR Ngapain Aja? Nonton Drakor?

Teddy PKPI Semprot Fadli Zon: Selama Jadi DPR Ngapain Aja? Nonton Drakor?

Hits | Kamis, 07 Januari 2021 | 08:08 WIB

Tanggapi Blusukan Mensos Risma, Roy Suryo Ungkit CCTV: Bisa Mati Ketawa

Tanggapi Blusukan Mensos Risma, Roy Suryo Ungkit CCTV: Bisa Mati Ketawa

Hits | Kamis, 07 Januari 2021 | 06:42 WIB

Rocky Gerung Prediksi Kekerasan Jadi Headline 2021, Sindir Jokowi?

Rocky Gerung Prediksi Kekerasan Jadi Headline 2021, Sindir Jokowi?

News | Minggu, 03 Januari 2021 | 09:37 WIB

Terkini

Melodi yang Terlambat Didengar

Melodi yang Terlambat Didengar

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:33 WIB

Kenapa PBB Ubah Peta Dunia? Apa yang Salah dengan Peta Lama?

Kenapa PBB Ubah Peta Dunia? Apa yang Salah dengan Peta Lama?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 18:31 WIB

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Pelaku Karhutla Masuk Kategori 'Terorisme Ekologi', Menkum Siap Rombak Aturan dan Perberat Sanksi!

Pelaku Karhutla Masuk Kategori 'Terorisme Ekologi', Menkum Siap Rombak Aturan dan Perberat Sanksi!

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:24 WIB

Gegara Dolar AS Anjlok, Pasar Kripto Indonesia Langsung Melesat

Gegara Dolar AS Anjlok, Pasar Kripto Indonesia Langsung Melesat

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 18:22 WIB

Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi

Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:18 WIB

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 18:15 WIB

Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut

Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:10 WIB

Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027

Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:10 WIB

×