Gadis Diperkosa 20 Lelaki di Jalanan, Saudara yang Mau Menolong Dikeroyok

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 07 Januari 2021 | 17:01 WIB
Gadis Diperkosa 20 Lelaki di Jalanan, Saudara yang Mau Menolong Dikeroyok
Ilustrasi korban kekerasan atau pelecehan seksual - (Pixabay/Anemone123)

Suara.com - Seorang gadis di Sudan diperkosa oleh 20 pria pada siang bolong setelah perayaan malam tahun baru 2021, di tengah jalan yang ramai.

Menyadur The Sun, Kamis (7/1/2021) insiden mengerikan itu terjadi pada hari setelah perayaan Malam Tahun Baru di siang bolong di Jalan Nil, yang terkenal sibuk, di Khartoum, Sudan.

Seorang saudara laki-laki korban yang mencoba menyelamatkannya, justru dikeroyok oleh sejumlah pria yang juga ikut dalam insiden pemerkosaan tersebut.

Serangan tersebut telah memicu gelombang kemarahan dan kecaman dari warganet. Insiden tersebut juga mendorong banyak seniman membuat karya seni yang menyoroti masalah tersebut.

Dalam satu contoh, seorang seniman membuat ilustrasi yang memperlihatkan banyak tangan yang menutupi dan menggenggam sosok seorang wanita.

Pengguna Twitter menggunakan hashtag termasuk #itsnotokay dan #wearewithyou untuk menunjukkan solidaritas, yang menjadi trending topic di Sudan, Mesir, UEA, Arab Saudi, dan Qatar.

"Setelah apa yang terjadi di NYE, saya tidak pernah merasa lebih tidak aman dalam hidup saya untuk berjalan di depan rumah saya SENDIRI di siang hari. Wanita seharusnya tidak harus hidup dalam ketakutan terus-menerus #wearewithyou," tulis @ceganka.

"Seorang wanita mungkin memilih untuk tidak mengenakan apa-apa, namun tidak seorang pria lajang yang dapat menyentuh dirinya tanpa persetujuannya karena dia masih memegang otonomi atas TUBUHnya SENDIRI! #itsnotokay." timpal warganet lainnya.

"Sebagai seorang wanita, sangat melelahkan melakukan percakapan dan tagar yang sama berulang kali berharap itu membawa perubahan. Tapi saya berharap suatu hari nanti itu akan #itsnotokay." tulis warganet @smrhydb.

baca juga

Terlepas dari kemarahan yang meluas dan protes akan kasus tersebut di media sosial, hanya ada sedikit reaksi dari pejabat negara.

Belum jelas apakah pihak berwenang setempat sedang menyelidiki insiden tersebut.

Beberapa pengguna online mengklaim bahwa insiden tersebut bukan pertama kalinya korban diperkosa,

Warganet lainnya menggunakan kesempatan itu untuk mendorong korban agar melaporkan pelaku kekerasan dan perubahan paksa di negara tersebut.

Banyak yang meminta pihak berwenang untuk menerapkan hukuman yang lebih keras bagi mereka yang melakukan serangan semacam itu.

Perempuan dan anak perempuan di Sudan menderita tingkat kekerasan fisik dan seksual tertinggi di dunia.

Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Sudan Selatan mendokumentasikan 224 kasus kekerasan seksual terkait konflik yang menimpa 133 wanita, 66 anak perempuan, 19 pria dan 6 anak laki-laki pada tahun 2020.

Pandemi virus corona semakin meningkatkan risiko kekerasan seksual terhadap anak perempuan dan perempuan yang rentan di Sudan, menurut organisasi hak anak dan kemanusiaan Plan International.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meneliti Domba Batur, Pria Asal Sudan Ini Temukan 2 Variasi Genetika

Meneliti Domba Batur, Pria Asal Sudan Ini Temukan 2 Variasi Genetika

Jawa Tengah | Jum'at, 13 November 2020 | 18:51 WIB

Perang Saudara, Dua Juta Penduduk Ethiopia Terancam Kelaparan

Perang Saudara, Dua Juta Penduduk Ethiopia Terancam Kelaparan

News | Kamis, 12 November 2020 | 17:05 WIB

Riset Domba Batur, Dosen asal Sudan Jadi Doktor Pertama dari Fapet Unsoed

Riset Domba Batur, Dosen asal Sudan Jadi Doktor Pertama dari Fapet Unsoed

Jawa Tengah | Kamis, 12 November 2020 | 11:05 WIB

Terkini

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:39 WIB

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:17 WIB

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:12 WIB

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:05 WIB

×