Performa John Eastman, Pengacara Gandengan Trump untuk Sidang Pemakzulan

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 14 Januari 2021 | 16:51 WIB
Performa John Eastman, Pengacara Gandengan Trump untuk Sidang Pemakzulan
John Eastman mendampingi Rudy Giuliani. (AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

Suara.com - Donald Trump tak akan membiarkan staf hukum kepercayaannya, Rudy Giuliani bekerja seorang diri dalam membelanya ketika menjalani sidang pemakzulan. Ia menggandeng profesor hukum John Eastman.

Menyadur Forbes Kamis (14/01) John Eastman memiliki segudang performa yang tak kalah kontroversial dengan Trump, berikut ringkasannya.

Terlibat kerusuhan di gedung Capitol
John Eastman mundur dari Universitas Chapman pada hari Rabu setelah ia terlihat berdiri mendampingi Rudy Giuliani saat kerusuhan di gedung Capitol.

Dikecam pihak universitas
Kampus itu mengecam Eastman pada hari Jumat dan mengklaim tindakannya bertentangan terhadap nilai dan kepercayaan lembaga mereka.Laporan menyebut lebih dari 150 fakultas menuntutnya agar dipecat.

Pilih mundur, bukan dipecat
Namun dalam pernyataannya, John Eastman mengatakan dirinya memilih untuk mundur, bukan dipecat seperti berita yang beredar.

John Eastman mendampingi Rudy Giuliani. (AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
John Eastman mendampingi Rudy Giuliani. (AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

Bergabung dengan tim Trump
John Eastman mengawali kontroversinya setelah memutuskan untuk bergabung dengan tim Trump. Dia pertama mewakili Trump bulan lalu saat terlibat dalam gugatan untuk membatalkan hasil pemilihan presiden.

Latar belakang karier
John Eastman adalah seorang profesor lama dan pernah bekerja sebagai mantan juru tulis untuk Hakim Agung Clarence Thomas.

Bukan pengacara pertama
Sebagai tim Trump, ia bukan pengacara pertama yang mengorbankan pekerjaannya demi berafiliasi dengan Presiden AS. Sebelumnya Cleta Mitchell juga melakukan hal yang sama.

Dikritik orang lain tapi dilirik Trump
Eastman berhasil menarik perhatian Trump Agustus lalu, ketika menulis opini untuk Newsweek yang mengklaim Wakil Presiden terpilih Kamala Harris mungkin bukan warga negara kelahiran asli. Argumen itu dikritik secara luas oleh pakar hukum lainnya, justru membuatnya dilirik oleh Donald Trump.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Pelosi Khawatir, Trump Tetap Bepergian dengan Bola Nuklir Siap Ledak

Bikin Pelosi Khawatir, Trump Tetap Bepergian dengan Bola Nuklir Siap Ledak

News | Kamis, 14 Januari 2021 | 14:21 WIB

Channel Youtube Donald Trump Ditutup Sementara

Channel Youtube Donald Trump Ditutup Sementara

Bogor | Rabu, 13 Januari 2021 | 23:05 WIB

Tampil Berbeda Pasca Kerusuhan di Capitol, Sekretaris Trump Jadi Buah Bibir

Tampil Berbeda Pasca Kerusuhan di Capitol, Sekretaris Trump Jadi Buah Bibir

News | Senin, 11 Januari 2021 | 15:12 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×