Bikin Pelosi Khawatir, Trump Tetap Bepergian dengan Bola Nuklir Siap Ledak

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 14 Januari 2021 | 14:21 WIB
Bikin Pelosi Khawatir, Trump Tetap Bepergian dengan Bola Nuklir Siap Ledak
Gestur Donald Trump usai memberikan keterangan pers di Gedung Putih terkait penghitungan suara Pilpres AS 2020. (Foto: AFP)

Suara.com - Ketika Presiden Donald Trump melakukan kunjungan pertamanya sejak kerusuhan di Gedung Capitol, ia terlihat tetap bepergian dengan bola nuklir siap ledak yang selama ini selalu berdampingan dengan Presiden AS.

Hal ini sempat menjadi sorotan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi. Ia khawatir Trump akan berulah dengan nuklir tersebut di detik terakhir masa jabatannya.

Menyadur Daily Mail Kamis (14/01) Donald Trump memiliki kode yang bisa digunakan untuk mengaktifkan nuklir besar-besaran bahkan ketika jauh dari jaringan komunikasi Gedung Putih.

Alat berbentuk bola nuklir i\yang terhubung dengan kapal Marine One melalui kode-kode ini selalu dibawa oleh pembantu militer saat presiden bepergian.

Setelah kerusuhan pekan lalu, Pelosi mengatakan kepada rekannya bahwa dia menghubungi ketua Kepala Staf Gabungan Mark Milley terkait kode nuklir yang ada dalam genggaman Trump.

Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi merobek teks pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump saat sesi bersama Kongres AS di House of Chamber, Gedung US Capitol, Washington, Amerika Serikat, Selasa (4/2/2020) waktu setempat. (FOTO/REUTERS/Joshua Roberts/via ANTARA)
Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi merobek teks pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump saat sesi bersama Kongres AS di House of Chamber, Gedung US Capitol, Washington, Amerika Serikat, Selasa (4/2/2020) waktu setempat. (FOTO/REUTERS/Joshua Roberts/via ANTARA)

"Pagi ini, saya bicara dengan Ketua Kepala Staf Gabungan Mark Milley untuk membahas tindakan pencegahan dari presiden yang tidak stabil agar tak memulai permusuhan militer atau mengakses kode peluncuran dan memerintahkan serangan nuklir," ujarnya.

"Situasi Presiden sangat berbahaya dan kami harus melakukan segala yang kami bisa untuk melindungi rakyat Amerika dari serangannya," tulisnya.

Menjelang berakhirnya masa jabatan, Donald Trump berusaha mempertahankan kekuasaannya sebagai panglima tertinggi.

Kerusuhan di gedung Capitol pekan lalu membuatnya tersudut dan berpeluang dilengserkan sebelum ia mengakhiri jabatannya sebagai Presiden AS.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sah! DPR AS Setujui Pemakzulan Donald Trump Seminggu Sebelum Lengser

Sah! DPR AS Setujui Pemakzulan Donald Trump Seminggu Sebelum Lengser

News | Kamis, 14 Januari 2021 | 08:14 WIB

Channel Youtube Donald Trump Ditutup Sementara

Channel Youtube Donald Trump Ditutup Sementara

Bogor | Rabu, 13 Januari 2021 | 23:05 WIB

Wapres Mike Pence Tolak Gulingkan Trump, Sebut Bukan Waktunya Memecah Belah

Wapres Mike Pence Tolak Gulingkan Trump, Sebut Bukan Waktunya Memecah Belah

News | Rabu, 13 Januari 2021 | 20:44 WIB

Terkini

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

×