2 Peneliti WHO Gagal Masuk China karena Miliki Antibodi Virus Corona

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Jum'at, 15 Januari 2021 | 13:28 WIB
2 Peneliti WHO Gagal Masuk China karena Miliki Antibodi Virus Corona
WHO resmi memberikan nama covid-19 untuk virus Corona baru dari Wuhan. (Shutterstock)

Suara.com - Dua peneliti WHO gagal masuk ke China karena tes antibodi mereka menunjukkan positif corona. Menyadur New York Times Jumat (14/01), 2 anggota tim yang bertugas meneliti asal-usul virus corona ini sekarang tertahan di Singapura.

Melalui cuitan Twitter, WHO menjelaskan bahwa semua anggota timnya dinyatakan negatif ketika berangkat dari negara asal mereka.

"Dua peneliti masih ada di Singapura untuk menyelesaikan tes Covid-19. Seluruh anggota tim memiliki hasil negatif untuk tes PCR dan tes antibodi CovidD-19 di negara asal mereka sebelum melakukan perjalanan."

Selanjutnya WHO menjelaskan timnya kembali menjalani tes di Singapura dan semuanya hasil tes PCR dinyatakan negatif, tapi tes antibodi IgM dua anggota tim dinyatakan positif.

"Dua tim yang tertinggal di Singapura akan menjalani tes antibodi IgM dan IgG susulan di Singapura."

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Tim peneliti dari WHO berhasil mendarat di China untuk meneliti asal-usul virus corona yang disebut muncul pertama kali dari Wuhan setelah sebelumnya dipersulit oleh pemerintah China.

Masih dari New York Times, pejabat China disebut menggunakan berbagai cara untuk menghalangi penyelidikan WHO selama setahun terakhir.

Setelah menolak tuntutan dari negara lain yang mengizinkan penyelidik independen untuk mempelajari asal usul patogen, China akhirnya mengizinkan dua pakar WHO datang pada Juli tapi tidak diizinkan mengunjungi Wuhan.

Kritikus mengatakan keinginan Beijing untuk mengontrol penyelidikan itu mungkin bersifat politis daripada ilmiah.

Reputasi China di mata dunia kini hancur karena Beijing dianggap lamban mengatasi krisis sejak awal. Propagandis China disebut menggunakan penyelidikan WHO untuk menopang citra negaranya sebagai negara adidaya yang dewasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Corona Mungkin Bertahan Lebih Lama di Wuhan, Masih Banyak OTG

Studi: Corona Mungkin Bertahan Lebih Lama di Wuhan, Masih Banyak OTG

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 13:33 WIB

Pejabat AS Klaim Teori Virus Corona Bocor dari Laboratorium Wuhan

Pejabat AS Klaim Teori Virus Corona Bocor dari Laboratorium Wuhan

Tekno | Selasa, 05 Januari 2021 | 14:45 WIB

Sumber COVID-19 Dunia, Warga Wuhan Sudah Bisa Pesta Tahun Baru 2021

Sumber COVID-19 Dunia, Warga Wuhan Sudah Bisa Pesta Tahun Baru 2021

Batam | Jum'at, 01 Januari 2021 | 15:08 WIB

Terkini

Peneliti Ungkap Dua Ancaman Besar Ketahanan Pangan Indonesia, Apa Saja Itu?

Peneliti Ungkap Dua Ancaman Besar Ketahanan Pangan Indonesia, Apa Saja Itu?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:13 WIB

Sisi Lain Perlintasan Liar: Ladang Ekonomi Warga Bantaran, Ada yang Raup Rp500 Ribu Sehari

Sisi Lain Perlintasan Liar: Ladang Ekonomi Warga Bantaran, Ada yang Raup Rp500 Ribu Sehari

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:07 WIB

Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara

Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:54 WIB

7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu

7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:48 WIB

Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah

Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:45 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Gelar Akademis

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Gelar Akademis

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:34 WIB

6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi

6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:32 WIB

Petugas Damkar Masih Lakukan Pendinginan di Lokasi Kebakaran Pergudangan Miami Kalideres

Petugas Damkar Masih Lakukan Pendinginan di Lokasi Kebakaran Pergudangan Miami Kalideres

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:24 WIB

Progres MRT Fase 2A Sudah Separuh Jalan, Pramono Targetkan Tersambung hingga Kota Tua pada 2029

Progres MRT Fase 2A Sudah Separuh Jalan, Pramono Targetkan Tersambung hingga Kota Tua pada 2029

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:21 WIB

Rupiah Anjlok ke Rp17.500, Puan Maharani Ingatkan Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Terpuruk!

Rupiah Anjlok ke Rp17.500, Puan Maharani Ingatkan Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Terpuruk!

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:18 WIB