Pulang ke Rusia, Alexei Navalny Ditangkap Tanpa Alasan yang Jelas

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 18 Januari 2021 | 14:35 WIB
Pulang ke Rusia, Alexei Navalny Ditangkap Tanpa Alasan yang Jelas
Alexei Navalny, kritikus sekaligus opisis Kremlin.[Twitter/@Kira_Yarmysh]

Suara.com - Pegkritik Vladimir Putin, Alexei Navalny kembali ke Rusia setelah menyelesaikan perawatannya di Jerman pasca keracunan zat berbahaya yang diduga Novichok.

Menyadur United Press International Senin (18/01) Navalny langsung ditahan sesaat setelah mendarat di Moskow. Hal ini dikonfirmasi oleh juru bicaranya, Kira Yarmysh.

"Pengacara tidak diizinkan untuk pergi bersamanya dan mereka akan ditahan menunggu persidangan," katanya tentang Navalny yang ditangkap pada hari Minggu.

Berbicara kepada wartawan setelah mendarat, Navalny menggambarkan hari ini sebagai "hari terbaik dalam lima bulan terakhir."

"Semua orang bertanya kepada saya apakah saya takut. Saya tidak takut. Saya merasa benar-benar baik-baik saja berjalan menuju pengawasan perbatasan."

Alexei Navalny, kritikus sekaligus opisis Kremlin dipindahkan ke Jerman.[Twitter/@Kira_Yarmysh]
Alexei Navalny saat dipindahkan ke Jerman.[Twitter/@Kira_Yarmysh]

"Saya tahu bahwa saya akan pergi dan pulang karena saya benar dan semua kasus kriminal terhadap saya dibuat-buat," ujar Navalny.

Navalny memposting video dirinya duduk di pesawat di samping istrinya, Yulia Navalnaya, ketika dia kembali ke Rusia dari Jerman. "Kami terbang pulang," bunyi judulnya.

Ia pulang ke tanah kelahirannya setelah beberapa bulan di rawat di Jerman. Ada ancaman dari pemerintah untuk menangkapnya ketika dia tiba namun Navalny tetap memutuskan untuk pulang.

Sementara itu layanan penjara federal Rusia merilis pernyataan pada hari Kamis dan menuduh Navalny melakukan "pelanggaran jahat" dari hukuman penjara yang ditangguhkan mulai tahun 2014 dan berjanji untuk menangkapnya.

Sebelumnya, Navalny telah dipenjara beberapa kali karena memimpin protes terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Layanan Penjara Federal Rusia di Moskow berkewajiban untuk mengambil semua tindakan untuk menahan pelanggar AA Navalny sambil menunggu keputusan pengadilan untuk mengganti hukuman yang ditangguhkan dengan yang sebenarnya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekurangan Data, Brasil Tunda Pemberian Izin Vaksin Sputnik Buatan Rusia

Kekurangan Data, Brasil Tunda Pemberian Izin Vaksin Sputnik Buatan Rusia

Health | Minggu, 17 Januari 2021 | 19:12 WIB

Setelah Prancis dan Rusia, Jepang Juga Laporkan Varian Baru Virus Corona

Setelah Prancis dan Rusia, Jepang Juga Laporkan Varian Baru Virus Corona

Health | Senin, 11 Januari 2021 | 20:14 WIB

China dan India Akan Produksi Vaksin Sputnik V Buatan Rusia

China dan India Akan Produksi Vaksin Sputnik V Buatan Rusia

Video | Senin, 11 Januari 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

News | Kamis, 09 April 2026 | 23:08 WIB

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:06 WIB

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:51 WIB

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:29 WIB

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:19 WIB

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:12 WIB

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:07 WIB

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:00 WIB