Salah Ketik di Kemasan Kaleng, Peluncuran Bir Eksklusif Ditunda

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 27 Januari 2021 | 10:42 WIB
Salah Ketik di Kemasan Kaleng, Peluncuran Bir Eksklusif Ditunda
Ilustrasi bir. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah perusahaan di Jepang, Kaitakushi Beer Tailored terpaksa menunda peluncuran bir baru yang dibuat eksklusif karena terdapat kesalah ketik di kaleng kemasan.

Menyadur Japan Today Rabu (27/01), pabrik bir di Sapporo ini membatalkan peluncuran karena dianggap memalukan, padahal, bir ini siap dijual secara eksklusif di gerai-gerai FamilyMart pada tanggal 12 Januari.

Dari rilis yang dibagikan, diketahui jika kesalahan itu tak berkaitan dengan hal-hal yang berhubungan dengan produksi atau hukum. Murni karena salah ketika di kaleng bir.

Seharusnya, di kaleng bir ada tulisan 'Lager' tapi yang tercetak justru 'Lagar'.

"Karena kesalahan ejaan di bagian desain produk Kaitakushi Beer Tailored, kami telah memutuskan untuk menghentikan penjualan. Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan."

Bir eksklusif yang tak jadi diluncurkan karena salah ketik. (Sapporo Beer)
Bir eksklusif yang tak jadi diluncurkan karena salah ketik. (Sapporo Beer)

Namun, pelanggan dengan cepat memberi tahu perusahaan di media sosial bahwa mereka tidak peduli dengan kesalahan ejaan, mereka hanya ingin mencicipi bir yang sudah lama ditunggu.

Ternyata, Sapporo dan FamilyMart mendengar pelanggan mereka dan perusahaan mengirim pernyataan terbarunya yang memutuskan untuk tetap menjual bir eksklusif itu.

"Pada 13 Januari, kami membatalkan keputusan untuk menangguhkan penjualan dan ingin memberi tahu Anda bahwa produk tersebut akan dijual mulai dijual pada 2 Februari."

"Kami ingin mengucapkan terima kasih atas opini hangat Anda dan dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada begitu banyak pelanggan karena perubahan kebijakan."

Perusahaan menjelaskan bahwa kaleng tersebut akan dijual dengan tulisan 'Lagar' yang salah dieja, sambil mengingatkan pelanggan bahwa hal itu sama tidak mempengaruhi kualitas bir di dalam kaleng.

Kaitakushi Beer Tailored memproduksi bir menggunakan metode tradisional yang sama dengan pabrik bir pertama Jepang, Kaitakushi Brewery yang didirikan di Sapporo, Hokkaido, pada tahun 1897.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salah Ketik, Chat dari Kurir Paket Ini Malah Bikin Merinding

Salah Ketik, Chat dari Kurir Paket Ini Malah Bikin Merinding

Jabar | Senin, 25 Januari 2021 | 16:59 WIB

Bikin UU Era Soeharto Tak Pernah Salah Ketik, Padahal Belum Ada Komputer

Bikin UU Era Soeharto Tak Pernah Salah Ketik, Padahal Belum Ada Komputer

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 10:20 WIB

Salah Ketik, Tulisan Lockdown Khas Indonesia Ini Bikin Ngakak

Salah Ketik, Tulisan Lockdown Khas Indonesia Ini Bikin Ngakak

Tekno | Rabu, 08 April 2020 | 09:30 WIB

Terkini

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:11 WIB

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:06 WIB

Kasus Riset Palsu di Denmark, Mendiktisaintek Temukan Dugaan Pencatutan Nama Kampus

Kasus Riset Palsu di Denmark, Mendiktisaintek Temukan Dugaan Pencatutan Nama Kampus

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:03 WIB

Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung

Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik

Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?

Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Pledoi Nadiem Makarim: Di Swasta Jujur Dihargai, di Pemerintah Kelugasan Dianggap Sombong

Pledoi Nadiem Makarim: Di Swasta Jujur Dihargai, di Pemerintah Kelugasan Dianggap Sombong

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:46 WIB

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:40 WIB

Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi

Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:38 WIB