Potret Warga Majene Pascagempa: Kena Penyakit, Terisolir, Minim Bantuan

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 01 Februari 2021 | 17:38 WIB
Potret Warga Majene Pascagempa: Kena Penyakit, Terisolir, Minim Bantuan
Kondisi para warga korban gempa di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Gempa bumi dahsyat berkekuatan 6,2 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat berdampak terhadap aktivitas sejumlah warga.

Dua pekan pascagempa, warga masih ada yang terisolir dan harapkan sejumlah bantuan.

Hal itu seperti terjadi setidaknya di empat dusun di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Adapun dusun tersebut yakni Dusun Lombe, Dusun Paku, Dusun Popenga dan Dusun Ulumanda.

Empat dusun tersebut masih masuk dalam kategori terisolir lantaran domisilinya yang berada di tengah perbukitan. Serta akses jalan utama menuju dusun tersebut terputus akibat longsor seusai gempa dahsyat yang mengguncang.

Jurnalis Suara.com berkesempatan mendatangi dua dari empat dusun yang warganya belum 100 persen terjangkau untuk mendapatkan bantuan. Akses menuju ke dusun-dusun tersebut tidak lah mudah. Pasalnya akses jalan beberapa tempat tertimbun reruntuhan longsor. Belum lagi medan yang ditempuh juga masih bebatuan.

Kondisi para warga korban gempa di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. (Suara.com/Bagaskara)
Kondisi para warga korban gempa di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. (Suara.com/Bagaskara)

Dusun pertama yang berhasil ditapaki yakni Dusun Lombe. Berdasarkan pantauan Suara.com terlihat sejumlah rumah warga rusak berat hingga ringan di wilayah tersebut.

Sejumlah tenda-tenda pengungsian tampak berjejer di depan rumah-rumah warga. Salah satu warga yang rumahnya terdampak paling parah gempa yakni Rusdi (30). Ia dan istrinya terpaksa mengungsi lantaran rumahnya bisa dikatakan rusak 90 persen.

Rusdi mengatakan, kekinian dirinya masih mengharapkan bantuan berupa makanan pokok hingga perlengkapan tidur seperti tikar dan selimut.

"Memang sudah ada bantuan tapi kan dikondisikan. Seperti satu tenda itu tempati beberapa keluarga. Jadi kebutuhan masih kurang," tuturnya.

Kepala Dusun Lombe, Faisal Amri, mengatakan, kesehatan warganya juga sudah mulai terganggu. Warga Dusun Lombe mulai alami flu hingga demam.

Pewarta foto saat memotret kondisi rumah warga korban gempa di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. (Suara.com/Bagaskara)
Pewarta foto saat memotret kondisi rumah warga korban gempa di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. (Suara.com/Bagaskara)

Sementara itu, berjarak 2 kilometer dari Lombe, dusun yang dapat ditempuh lagi yakni Dusun Paku. Dusun yang ditempati 100 kepala keluarga ini memang rumah yang rusak akibat gempa bisa dihitung dengan jari.

Namun begitu, akses sumber air bersih untuk dusun tersebut terputus. Sehingga krisis air bersih terjadi di wilayah tersebut. Warga hanya bisa mengandalkan satu pipa aliran air. Itu pun harus berbagi untuk beberapa dusun lainnya.

"Untuk itu kita harapkan 3 kebutuhan incinya, pertama mungkin sembako, kemudian penerangan listrik mungkin di sini masih kadang mati. Lalu air bersih sudah itu saja," tuturnya.

Lebih lanjut, untuk sejumlah dusun tersebut memang sudah ada sejumlah relawan yang berhasil membantu warga memberikan bantuan. Namun jumlahnya masih terbilang minim lantaran akses jalan utama menuju ke dusun-dusun tersebut masih terkendala sisa-sisa longsor dan cuaca. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari

Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:03 WIB

Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang

Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:53 WIB

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:47 WIB

Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo

Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:46 WIB

Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran

Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:24 WIB

Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:17 WIB

Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:19 WIB

Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal

Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:54 WIB

Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!

Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:58 WIB