Suara.com - Gubernur Sulawesi Barat Andi Ali Baal Masdar berharap memasuki pekan ketiga pascagempa berkekuatan 6,2 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Mamuju dan Majene, warga tidak lagi berebut atau pun menjarah bantuan yang disalurkan.
Hal tersebut ia sampaikan dalam sambutannya pada acara penyambutan kapal kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang membawa 1000 ton bantuan di Pelabuhan Belang-belang, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (2/2/2021).
"Mudah-mudahan masyarakat tidak saling berebut mudah-mudahan tidak adalagi (penjarahan)," kata Ali Baal di lokasi.
Ali menuturkan, pihaknya kekinian mencoba memulihkan kembali wilayah yang terdampak gempa. Baik itu dari sektor ekonomi, pendidikan hingga insfrastruktur.
"Sehingga masih membutuhkan donasi dari berbagai pihak. Nah saya lihat hampir semua provinsi sudah memasukan bantuan kepada kita," tuturnya.
Lebih lanjut, Ali menyampaikan, sinergitas antara para dermawan dengan pemprov Sulbar tidak hanya berhenti setelah masa tanggap darurat bencana selesai. Tapi juga kerjasama bisa terus dijalin.
"Ke depan bisa selalu bersinergi dengan yg lain. Tempat ini bisa menjadi daerah makin maju," tandasnya.