Ratusan Ribu Tikus Serang Sejumlah Kota di New South Wales, Petani Terancam

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 07 Februari 2021 | 14:54 WIB
Ratusan Ribu Tikus Serang Sejumlah Kota di New South Wales, Petani Terancam
Ilustrasi tikus (Shutterstock).

Suara.com - Sejumlah kota di New South Wales terkena serangan ratusan ribu tikus dan mengancam sektor pertanian.

Menyadur The Sun, Minggu (7/2/2021) wilayah pedesaan di New South Wales dan beberapa negara bagian lain terkena serangan hama tikus yang berkembang biak selama musim hujan.

Para ahli telah mengeluarkan peringatan bahwa kemungkinan jumlah tidak akan menurun saat musim dingin dan mengancam hasil panen para petani.

Sebuah video yang beredar menunjukkan ratusan tikus melintasi jalan dan masuk ke ladang. Video tersebut, diambil di kota dengan populasi 1.500 warga.

Para akademisi dari Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) mengatakan masalahnya kemungkinan akan menjadi lebih buruk.

"Mereka muncul entah dari mana. Ratusan ribu dari mereka, menyerang rumah dan bisnis warga. Ini masalah yang cukup sulit untuk menyingkirkan semuanya," buka Al Karanouh, walikota salah satu kota di NSW kepada News.com.au.

"Jelas mereka menimbulkan bau ketika mati, mereka memakan semua yang ada di rumah Anda, dan kotoran mereka tidak enak. Jumlahnya banyak." jelasnya.

Petugas penelitian CSIRO Steve Henry mengatakan pihaknya telah menerima laporan di hampir 1.000 mil di tenggara Australia.

"Tikus mulai berkembang biak ketika mereka berumur enam minggu, dan melahirkan anak setiap 19 sampai 20 hari setelah itu," jelasnya.

baca juga

"Mereka dapat memiliki hingga 10 anak, yang berarti tingkat peningkatannya sangat dramatis. Segera setelah mereka memiliki anak, mereka hamil lagi. Mereka melahirkan anak berikutnya sambil memberi makan yang sebelumnya." sambungnya.

Banyak petani yang sudah memanen tanaman mereka. Namun, dikhawatirkan tikus akan terus berkembang biak dengan cara yang sama dan mengancam hasil panen yang akan datang.

Penduduk setempat mengalami serangan hama serupa pada tahun 1984, ketika seorang petani memusnahkan ribuan tikus menggunakan penyembur api.

Tetapi harapan terbaik untuk membasmi hama adalah cuaca dingin atau hujan lebat, menurut seorang anggota dewan setempat.

Para ahli juga mengatakan bahwa ketika hewan pengerat berkembang biak terlalu cepat, mereka menghabiskan sumber makanan.

"Saat makanan menipis dan penyakit menyerang populasi, mereka mulai memakan keturunan mereka. Itu membuat populasi merosot dengan cepat," kata Henry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luncurkan  News Showcase, Google Bayar Artikel dari Media-media Australia

Luncurkan News Showcase, Google Bayar Artikel dari Media-media Australia

News | Sabtu, 06 Februari 2021 | 17:47 WIB

Termasuk Abimanyu, Ini 4 Pemain Indonesia yang Pernah Main di Australia

Termasuk Abimanyu, Ini 4 Pemain Indonesia yang Pernah Main di Australia

Bola | Jum'at, 05 Februari 2021 | 13:56 WIB

Gara-gara Satu Kasus COVID-19, Kota Perth Lockdown Selama Lima Hari

Gara-gara Satu Kasus COVID-19, Kota Perth Lockdown Selama Lima Hari

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 17:10 WIB

Terkini

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:34 WIB

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

Bri | Senin, 28 September 2026 | 22:04 WIB

×