Denmark Siap Buat Pulau Buatan Pertama, Pasok Energi untuk Tiga Juta Rumah

Rully Fauzi | Suara.com

Senin, 08 Februari 2021 | 04:55 WIB
Denmark Siap Buat Pulau Buatan Pertama, Pasok Energi untuk Tiga Juta Rumah
Bendera Denmark. [GERARD CERLES / AFP]

Suara.com - Sebuah proyek untuk membangun pulau buatan yang mampu memasok energi untuk tiga juta rumah telah mendapat lampu hijau dari para politikus Denmark.

Luas 'pulau energi' pertama di dunia itu bakal setara dengan 18 lapangan sepakbola (120.000 kilometer persegi). Namun, ada harapan untuk mengembangkannya hingga tiga kali lipat di masa depan.

Proyek pembangunan itu adalah yang terbesar sepanjang sejarah Denmark, dengan perkiraan biaya mencapai 210 miliar kroner (sekira Rp 477,9 triliun)

Setidaknya setengah dari pulau buatan yang terpaut 80 kilometer dari daratan itu bakal dimiliki oleh negara, sedangkan sisanya oleh pihak swasta.

Menurut rencana, pulau tersebut tidak hanya memasok listrik bagi rakyat Denmark, tapi juga negara-negara tetangga—walau negara yang dimaksud belum dapat dipastikan.

Prof Jacob Ostergaard dari Universitas Teknik Denmark mengatakan kepada BBC bahwa Inggris, Jerman, serta Belanda bisa mengambil manfaat dari pulau buatan ini.

Proyek pembangunan pulau buatan ini tidak lepas dari Undang-Undang Iklim Denmark yang menegaskan komitmen negara tersebut pada 1990 untuk memangkas 70 persen emisi gas rumah kaca pada 2030, dan mencapai keseimbangan C02 pada 2050.

Pada Desember 2020 lalu, Denmark mengumumkan akan mengakhiri semua eksplorasi gas dan minyak baru di Laut Utara. Sebagai gantinya, hidrogen hijau bakal dihasilkan untuk kapal, penerbangan, industri, dan transportasi berat.

Menteri Energi Denmark, Dan Jorgensen mengatakan negaranya hanya 'mengubah peta'.

"Ini raksasa. Ini merupakan langkah besar selanjutnya untuk industri pembangkit listrik tenaga angin Denmark. Kami memimpin di darat, lalu kami melangkah ke lepas pantai, dan kini kami melangkah ke pulau energi sehingga mempertahankan industri Denmark pada posisi perintis," tuturnya seperti dikutip dari BBC Indonesia.

Kelompok pegiat lingkungan Dansk Energi mengatakan 'mimpi sedang menuju kenyataan', namun mereka meragukan pulau di Laut Utara itu akan berfungsi sesuai rencana, yaitu pada tahun 2033.

Meski demikian, para politikus Denmark telah memberi dukungan untuk mewujudkan rencana ini. Rasmus Helveg Petersen selaku mantan Menteri Energi dari Partai Liberal Sosial menuturkan pulau energi dimulai dari 'pandangan radikal', namun kini ada kesepakatan menyeluruh untuk mewujudkannya.

Pulau energi dalam ukuran yang lebih kecil sudah direncanakan di lepas pantai Bornholm di Laut Baltik, di sisi timur daratan utama Denmark. Kesepakatan sudah ditandatangani sehingga pulau itu akan memasok listrik ke Jerman, Belgia, serta Belanda.

Pada November 2020, Uni Eropa mengumumkan rencana untuk meningkatkan kapasitas pembangkit listrik tenaga angin di laut sebanyak lima kali lipat pada 2030, dan 25 kali lipat pada 2050.

Energi terbaru akan menyediakan sekira sepertiga dari keperluan listrik Uni Eropa:

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jerman, Prancis, Swedia dan Norwegia Kirim Militer ke Greenland, NATO Siap Hadang AS

Jerman, Prancis, Swedia dan Norwegia Kirim Militer ke Greenland, NATO Siap Hadang AS

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:25 WIB

Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan

Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 18:22 WIB

Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland

Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland

News | Minggu, 11 Januari 2026 | 11:37 WIB

Greenland Punya Tambang Melimpah, Trump Ngotot Mau Caplok Usai Serang Venezuela

Greenland Punya Tambang Melimpah, Trump Ngotot Mau Caplok Usai Serang Venezuela

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 07:23 WIB

Ambisi Panas Trump di Kutub Utara: Incar Greenland, Denmark dan Warga Lokal Murka

Ambisi Panas Trump di Kutub Utara: Incar Greenland, Denmark dan Warga Lokal Murka

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 19:09 WIB

Daftar 4 Negara 'Bidikan' AS Setelah Venezuela

Daftar 4 Negara 'Bidikan' AS Setelah Venezuela

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:54 WIB

Akhiri Penantian 28 Tahun, Skotlandia Lolos Dramatis ke Piala Dunia 2026

Akhiri Penantian 28 Tahun, Skotlandia Lolos Dramatis ke Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 19 November 2025 | 06:11 WIB

Epic Comeback! Jonatan Christie Taklukkan Shi Yu Qi di Denmark Open 2025

Epic Comeback! Jonatan Christie Taklukkan Shi Yu Qi di Denmark Open 2025

Your Say | Selasa, 21 Oktober 2025 | 06:11 WIB

Greenland Menyusut, Pulau Raksasa yang Perlahan Bergeser

Greenland Menyusut, Pulau Raksasa yang Perlahan Bergeser

Tekno | Senin, 20 Oktober 2025 | 17:34 WIB

Cerita Jonatan Christie di Balik Gelar Juara Denmark Open 2025, Sempat Ada Masalah pada Badan

Cerita Jonatan Christie di Balik Gelar Juara Denmark Open 2025, Sempat Ada Masalah pada Badan

Sport | Senin, 20 Oktober 2025 | 15:09 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB