alexametrics

Dituding Melawan Jokowi, Begini Jawaban Telak Susi Pudjiastuti

Reza Gunadha | Hernawan
Dituding Melawan Jokowi, Begini Jawaban Telak Susi Pudjiastuti
Jawaban Susi Pudjiastuti seusai dituding tak beretika ke Presiden Jokowi (YouTube/KompasTV).

"Tidak. Tidak ada (melawan Jokowi). Saya memohon bapak untuk menghimbau," kata Susi Pudjiastuti.

Suara.com - Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti belakangan menjadi sorotan karena dituding bersikap melawan Presiden Jokowi.

Tudingan itu mencuat setelah Susi Pudjiastuti membalas salah satu cuitan akun resmi Presiden Jokowi di Twitter.

Pernyataan Susi Pudjiastuti menuai kritikan keras dari sejumlah warganet, termasuk politisi Ferdinand Hutahaean.

Permasalahan itu kembali dibahas oleh Susi Pudjiastuti saat menjadi tamu dalam acara Kamar Rosi yang videonya diunggah saluran YouTube Kompas TV, Selasa (9/2/2021).

Baca Juga: Kritik Pemerintah Diserang Buzzer, DPR: Masyarakat Kritik Lewat Buzzer Lagi

Dalam kesempatan tersebut, Susi Pudjiastuti membantah cuitannya bermaksud untuk melawan Presiden Jokowi.

Jawaban Susi Pudjiastuti seusai dituding tak beretika ke Presiden Jokowi (YouTube/KompasTV).
Jawaban Susi Pudjiastuti seusai dituding tak beretika ke Presiden Jokowi (YouTube/KompasTV).

"Orang jadi melihat Ibu itu seperti melawan Jokowi," ujar Rosi membuka pembicaraan.

"Tidak. Tidak ada (melawan Jokowi). Saya memohon bapak untuk mengimbau," jawab Susi Pudjiastuti.

"I will ask Pak Jokowi to do anything that is good for people, that's it (Saya minta Pak Jokowi melakukan apapun yang baik untuk orang-orang, hanya itu -- RED)," sambung Susi Pudjiastuti.

Kemudian, Susi Pudjiastuti bersama Rosi mengungkit aksi balas membalas cuitannya dengan Ferdinand Hutahaean.

Baca Juga: Refly Harun: Ustadz Maaher Ditahan 60 Hari, Seharusnya Sudah Selesai

Perdebatan sengit antara Susi Pudjiastuti dengan Ferdinand Hutahaean bermula pada Minggu (7/2/2021) pagi. Akun Jokowi mencuitkan ajakan untuk disiplin menegakkan protokol kesehatan (prokes) supaya pandemi segera usai.

Komentar