Seorang Pengacara di AS Tak Sengaja Pakai Filter Kucing saat Sidang Online

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 10 Februari 2021 | 15:58 WIB
Seorang Pengacara di AS Tak Sengaja Pakai Filter Kucing saat Sidang Online
Insiden seorang pengacara memakai filter kucing saat persidangan via aplikasi Zoom.[YouTube]

Suara.com - Seorang pengacara di Amerika Serikat viral setelah tidak sengaja menggunakan filter bergambar kucing saat persidangan melalui aplikasi Zoom.

Menyadur CNN, Rabu (10/2/2021) seorang pengacara bernama Rod Ponton mendapat teguran setelah tidak sengaja menggunakan filter bergambar kucing dengan muka sedih.

Hakim Roy B. Ferguson dari Pengadilan Distrik Yudisial ke-394 di Texas dengan ramah menegur Ponton untuk tidak menggunakan filter tersebut saat persidangan pada Selasa (9/2/2021)

"Tuan Ponton, saya yakin Anda telah mengaktifkan filter di pengaturan video," kata hakim pada video yang diunggah di saluran YouTube pengadilan.

Ponton tiba-tiba muncul di layar Zoom dengan gambar muka anak kucing putih dengan mata berair seakan sedang sedih.

"Bisakah Anda mendengar saya?" kata Ponton dengan muka filter kucing. "Saya di sini, hidup, aku bukan kucing," katanya beberapa detik kemudian.

Hakim Ferguson mengkonfirmasi kecelakaan Zoom terjadi pada hari Selasa. "Itu benar-benar terjadi. Tidak ada lelucon," kata Ferguson kepada CNN.

Filter kucing tersebut kemudian dihapus dalam beberapa detik saat itu, kata Ferguson. Dia menambahkan bahwa dia membimbing pengacara untuk menghapusnya.

"Ketika seorang anak telah menggunakan komputer, (anak itu) menyalakan filter," katanya. "Tentu saja, pengacara tidak punya alasan untuk mengetahui fitur itu ada." jelasnya.

baca juga

Ponton berbicara kepada CNN bahwa dia harus menggunakan komputer sekretarisnya untuk sidang, dan mencurigai dia atau putrinya yang terakhir kali menggunakan gambar kucing itu.

"Kucing itu berempati padaku. Itu sama kesalnya dengan saya." katanya.

Ferguson mengatakan hakim di Texas telah mengadakan lebih dari satu juta sidang virtual selama pandemi Covid-19 menyerang negara tersebut.

Meskipun mungkin terlihat sangat "tidak profesional," hakim bangga dengan cara semua pihak menangani situasi tersebut.

"Jika Anda memperhatikan dengan cermat, tidak ada yang mengejek atau menertawakannya," kata Ferguson. "Itu menunjukkan profesionalisme dan martabat yang dibawa para pengacara ke sidang virtual."

Ponton memberikan tanggapan jika awalnya dia merasa kesal namun akhirnya menganggap insiden tersebut sebagai lelucon.

"Awalnya saya sedikit kesal, tetapi setelah saya menyadari bahwa itu adalah kisah viral, saya mencoba tertawa bersama dengan orang lain di negeri ini," katanya.

"Saya pikir kita semua perlu sedikit humor setelah nasib buruk yang kita alami beberapa bulan terakhir ini." jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Pada Anak di Amerika Serikat Hampir 3 Juta

Kasus Covid-19 Pada Anak di Amerika Serikat Hampir 3 Juta

Health | Rabu, 10 Februari 2021 | 14:48 WIB

California Mencatat Sudah 44.495 Jiwa Meninggal Dunia Akibat COVID-19

California Mencatat Sudah 44.495 Jiwa Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Your Say | Rabu, 10 Februari 2021 | 13:09 WIB

Masturbasi dalam Kelas di Depan Murid, Guru SD Ditangkap Polisi

Masturbasi dalam Kelas di Depan Murid, Guru SD Ditangkap Polisi

Sumbar | Rabu, 10 Februari 2021 | 07:25 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×