facebook

Rocky Gerung Sebut 'Pak Lurah' Tak Bisa Atasi Kekacauan, Sindir Jokowi?

Rifan Aditya | Hernawan
Rocky Gerung Sebut 'Pak Lurah' Tak Bisa Atasi Kekacauan, Sindir Jokowi?
Rocky Gerung di Mata Najwa. (Youtube/Najwa Shihab)

"Pak Lurah sudah gak punya kemampuan mengatasi kekacauan emosi rakyat, kekacauan ekonomi, itu solusi yang masuk akal ya itu. Kalau akalnya sehat ya mundur," kata Rocky Gerung.

Suara.com - Belakangan ini media sosial diramaikan dengan tagar #mundurlahpaklurah. Hal itu ikut disorot oleh Kolumnis Hersubeno Arief dan Pengamat Politik Rocky Gerung.

"Seru mengamati Medsos, trending topic-nya ramai, Pak JK (Jusuf Kalla) yang takut kritik Pak Presiden Jokowi, Din Syamsuddin dilaporkan GAR ITB, GAR ITB juga jadi trending, satu lagi Mundurlahpaklurah," ujar Hersubeno Arief membuka diskusi, dikutip Suara.com pada Senin (15/2/2021) dari video yang diunggah kanal YouTube Rocky Gerung Official.

"Saya gak tau yang dimaksud lurah mana. Siapa tahu lurah di Sentul," sambungnya tertawa.

Rocky Gerung menimpali dengan membahas sosok 'Pak Lurah' yang menurutnya tidak memiliki kemampuan mengatasi kekacauan emosi rakyat.

Baca Juga: Geger Foto Jokowi dan Abu Janda cs, Rocky Gerung: Buzzer Itu Budak Politik

"Itu kesimpulan yang sudah dibuat orang, daripada bertengkar di Medsos, Pak Lurah kan sudah gak punya kemampuan mengatasi kekacauan emosi rakyat, kekacauan ekonomi, itu solusi yang masuk akal ya itu (mundur). Kalau akalnya sehat ya mundur," kata Rocky Gerung.

Rocky Gerung soal Buzzer (YouTube/RockyGerungOfficial).
Rocky Gerung soal Buzzer (YouTube/RockyGerungOfficial).

Pengamat politik itu menganggap kata-kata pada trending sebagaimana disinggung menjadi bukti bahwa seluruh kalkulasi masyarakat sipil hari-hari ini terbukti.

Rocky Gerung dalam hal ini menyoroti keberadaan buzzer yang belakangan ramai dibahas, pertanyaan Jusuf Kalla(JK) soal cara menyampaikan kritik agar tidak dipolisikan, dan sindiran Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal kritikan serta pujian.

"Itu kan semacam sinyal saja bahwa seluruh kalkulasi masyarakat sipil terbukti hari-hari ini, ada buzzer yang masih beroperasi bahkan dibiayai, dirawat, bahkan oleh menteri," ungkap Rocky Gerung.

"Makanya Pak JK akhirnya bicara, kan gak mungkin pak JK gak tahu keadana istana wong dia sudah puluhan tahun di situ. Gak mungkin SBY bicara kalau gak dapat infomasi dari istana. JK dan SBY meninggalkan istana sambil meninggalkan kuping. Tahu lah mereka," sambungnya tegas.

Baca Juga: Mahfud: Jika Ditindak Orang Ribut, Jika Tak Ditindak Juga Orang Ribut

Rocky Gerung kemudian membicarakan soal kritik yang sejatinya perlu dikeluarkan agar muncul pikiran baru.

Komentar