Array

Banjir Capai 1 Meter, Kemang Utara Sempat Tak Bisa Dilintasi Kendaraan

Jum'at, 19 Februari 2021 | 10:37 WIB
Banjir Capai 1 Meter, Kemang Utara Sempat Tak Bisa Dilintasi Kendaraan
Seorang pedagang berjalan melintasi banjir yang merendam kawasan Kemang Utara, Jakarta, Kamis (18/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Hujan deras yang mengguyur kawasan DKI Jakarta sejak Kamis (18/2/2021) siang hingga Jumat (19/2/2021) menyisakan banjir di beberapa titik. Salah satunya, kawasan Jalan Kemang Utara yang sempat diterjang banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

Pantauan Suara.com pukul 09.30 WIB, Jalan Kemang Utara IX sempat tidak bisa dilalui oleh kendaraan. Pasalnya, genangan air mencapai ketinggan betis orang dewasa. 

Genangan terlihat di beberap titik, misalnya di kawasan Pasar Kambing. Para petugas PPSU telah membersihkan sampah-sampah agar air bisa mengalir dengan normal. 

Memasuki pukul 10.00 WIB, jalanan mulai kembali bisa dilalui kendaraan yang lewat. Zamzuri, salah satu warga di sekitar mengatakan, banjir terjadi sejak pukul 04.00 WIB dini hari.

"Kemarin kan banjir, surut sebelum magrib. Lalu, tengah malam hujan dan sekitar pukul 04.00 WIB air kembali naik," kata dia di lokasi, Jumat (19/2/2021).

Penampakan Jalan Kemang Utara setelah sempat digenangi banjir mencapai satu meter. (Suara.com/Arga)
Penampakan Jalan Kemang Utara setelah sempat digenangi banjir mencapai satu meter. (Suara.com/Arga)

Sebelumnya, Camat Mampang, Djaharuddin, mengatakan kawasan itu memang sudah rutin terendam banjir. Jika hujan deras maka kali di sekitarnya akan meluap.

"Di Kemang Utara itu emang udah rutin. Disebabkan luapan kali Mampang, ketinggiannya sempat 1 meter ya," ujar Djaharuddin saat dihubungi Suara.com, Kamis (18/2/2021).

Kendati demikian, penanganan banjir di lokasi itu sudah lebih baik sekarang ini. Ia mengklaim dalam waktu dua jam dari pukul 15.30 WIB, banjir surut pada pukul 17.30 WIB.

"Kalau dibandingkan yang awal tahun kan surutnya bisa enam jam, lima jam," jelasnya.

Baca Juga: Ratusan Rumah Mati Listrik karena Banjir di Klender dan Kalimalang

Menurut Djaharuddin, percepatan penyurutan banjir ini dikarenakan menjelan musim hujan Dinas Sumber Daya Air (SDA) mengeruk kali Mampang dan kali Krukut. Air bisa tertampung lebih banyak sebelum meluap ke daratan.

"Kali Krukut kan emang udah dangkal itu cuma tinggal dua meter. Abis grebek lumpur itu jadi cepet surutnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI