Wacana Jokowi Revisi UU ITE Dicurigai Hanya Pencitraan

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Jum'at, 19 Februari 2021 | 19:26 WIB
Wacana Jokowi Revisi UU ITE Dicurigai Hanya Pencitraan
Presiden Jokowi / [Foto Sekretariat Presiden RI]

Suara.com - Wacana merevisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) kian kencang bergulir. Usulan tersebut bahkan dipintakan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

Sejatinya Jokowi meminta DPR merevisi UU ITE lantaran keberadaan sejumlah pasal karet yang menjasi musabab masyrakat saling membuat laporan ke polisi.

Terkait itu, Analis Politik dari Exposit Strategic, Arif Susanto melihat ada tujuan lain dari keinganan orang nomor satu tersebut.

Di mana, menurut Arif wacana revisi UU ITE tidak terlepas dari barter politik dengan revisi UU tentang Pemilu yang belakangan ditolak pemerintah untuk dilanjutkan dalam pembahsan. Berbeda dengan UU ITE, revisi UU Pemilu saat ini masuk dalam daftar program legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2021, kendati belum disahkan oleh DPR.

"Kita patut mengkhawatirkan bahwa rencana revisi ini menjadi bagian dari barter politik. Revisi Undang-Undang ITE ini tidak masuk dalam prolegnas yang sebelumnya sudah akan disahkan DPR tapi kemudian ditunda entah sampai kapan. Salah satunya terkait dengan penundaan revisi Undang-Undang Pemilu yang nasibnya sampai hari ini masih kabur," tutur Arif dalaam diskusi daring Gerakan untuk Indonesia Adil dan Demokratis (GIAD), Jumat (19/2/2021).

Selain khawatir adanya upaya barter politik, Arif memandang menjadi wajar dan layak apabila masyarakat kemudian curiga bahwa pernyataan Jokowi mengenai pentingnya revisi UU ITE hanya dijadikan sebagai alat pencitraan politik.

"Kenapa demikian? Pemerintahan ini babak belur, bahkan di awal tahun 2021 ini berjalan kira-kira satu setengah bulan tapi sudah ada lima peristiwa yang yang tadi saya sebutkan. Mulai dari sorotan dunia internasional sampai pada kritik dari publik yang nyaris tidak menunjukan bahwa pemerintah mampu membuat capaian yang bagus," kata Arif.

"Kalau-kalau kita pertanyakan apa capaian pemerintah yang sudah bisa kita banggakan dalam satu setengah bulan terakhir? Hampir tidak ada, yang muncul justru adalah kritik-kritik termasuk hasil survei yang menunjukan bahwa ada yang keliru dengan cara pemerintah mengelola kekuasaannya," tandas Arif.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bandingkan Banjir Jakarta Era Jokowi, Wagub DKI: Dulu Pengungsi 1.115 Titik

Bandingkan Banjir Jakarta Era Jokowi, Wagub DKI: Dulu Pengungsi 1.115 Titik

Jakarta | Jum'at, 19 Februari 2021 | 19:02 WIB

Pemerintah Klaim Bakal Tampung Masukan Masyarakat untuk Revisi UU ITE

Pemerintah Klaim Bakal Tampung Masukan Masyarakat untuk Revisi UU ITE

News | Jum'at, 19 Februari 2021 | 18:58 WIB

Analis: Jokowi Reaksioner Atas Kritik, Revisi UU ITE Diragukan

Analis: Jokowi Reaksioner Atas Kritik, Revisi UU ITE Diragukan

News | Jum'at, 19 Februari 2021 | 18:29 WIB

Teken Perpres, Jokowi Bentuk Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer

Teken Perpres, Jokowi Bentuk Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer

News | Jum'at, 19 Februari 2021 | 17:37 WIB

Jubir Jokowi: Pemerintah Tidak Pernah Menangkap Para Kritikus

Jubir Jokowi: Pemerintah Tidak Pernah Menangkap Para Kritikus

News | Jum'at, 19 Februari 2021 | 16:02 WIB

Terkini

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×