Ungkit HRS, Rocky Gerung Kritik Kerumunan Jokowi: Dramatis Berujung Tragis

Reza Gunadha, Hernawan

Rabu, 24 Februari 2021 | 13:26 WIB
Ungkit HRS, Rocky Gerung Kritik Kerumunan Jokowi: Dramatis Berujung Tragis
Rocky Gerung dan Jokowi (Instagram @jokowi)

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung mengomentari hebohnya video kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Maumere, Nusa Tenggara Timur yang memantik munculnya kerumunan.

Menyinggung soal kesamaan hukum, Rocky Gerung mengungkit sosok Habib Rizieq Shihab yang didenda karena didakwa melanggar protokol kesehatan.

"Itu peristiwa yang dramatis karena ada kerumunan di situ, lalu si aktor keluar dari sunroof di atas mobil lalu melempar hadiah. Sebetulnya terlihat itu dramatis sekali. Tapi akibatnya tragis karena di era pandemi," ungkapnya seperti dikutip Suara.com pada Rabu (24/2/2021) dari video dalam saluran YouTube Rocky Gerung Official.

"Kalau gak ada pandemi itu dramatis karena meningkatkan elektabilitas sang tokoh. Dia jadi tragis karena ada pembandingnya. Saya tadinya berpikir yang ada di mobil itu Habib Rizieq Shihab seperti peristiwa di bandara," sambungnya.

Membandingkan dengan kasus Habib Rizieq, Rocky Gerung mengatakan bahwa pihak istana seharusnya menjawab kecurigaan publik soal itu. Istana tidak cukup menerangkan soal kapan peristiwa terjadi dan antusias warga berlebihan.

Rocky Gerung soal kerumunan Presiden Jokowi (YouTube/RockyGerungOfficial).
Rocky Gerung soal kerumunan Presiden Jokowi (YouTube/RockyGerungOfficial).

Pasalnya, Rocky Gerung menganggap Presiden Jokowi memancing kerumunan karena melempar benda-benda dari dalam mobil yang sudah pasti akan diperebutkan warga.

"Kalau saya lihat, itu artinya presiden memancing kerumunan. Dengan melempar benda-benda dari dalam mobil yang disebut hadiah, minta rakyat berkumpul. Kalau presiden menganggap ini pandemi, makanya diam saja di dalam mobil supaya ada kesempatan Paspampres supaya rakyat gak mendekat," jelasnya.

"Kemudian dihujat, dipersoalkan secara hukum oleh netizen karena lihat perbandingan. Prinsip hukum (seharusnya) equality before the law, tapi ini yang terjadi stupidity before the law. Kesamaan kedunguan di depan hukum. Orang bandingkan langsung dengan HRS yang dihukum," kata Rocky menambahkan.

Rocky Gerung kemudian menyebut seharusnya presiden mengakui perbuatan salah dan siap membayar denda sebagaimana menimpa Habib Rizieq. Menurutnya, hal itu lebih beradab agar kontroversi bisa berhenti.

"Tapi ya sudah, telah terjadi dan gak mungkin diulang. Lain kali siapin dulu uang baru pencitraan supaya gampang. Begitu terdeksi menimbulkan kerumunan, dihukum langsung aja di situ membayar denda," tegas Rocky.

Lebih lanjut, Rocky Gerung menyebut permasalahan ini seharusnya memang ada yang mempersoalkan karena menyangkut prinsip dalam hukum.

Rocky Gerung menilai Presiden Jokowi telah melecehkan prinsip-prinsip hukum dan melanggar UU Kesehatan.

"Sebetulnya harus ada yang dipersoalkan karena peristiwa melanggar UU walau diperdebatkan, ada alasan karena ketergesa-gesaan, antusiasme, biasanya presiden melakukan itu karena dipaksa keadaan menemui rakyat, sehingga presiden lupa dia tidak boleh keluar dari mobil," tukas Rocky.

"Tapi ini soal hukum. Kita menganggap bahwa prinsip-prinsip hukum akhirnya dilecehkan sendiri oleh mereka yang memberi contoh. Ini yang dicatat sejarah yang pasti tidak bisa diprotes. Presiden sehat sebagai subyek hukum. Kalau dilihat, presiden harus digugat melakukan delik," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Jokowi picu munculnya kerumunan massa saat berkunjung ke Maumere, Nusa Tenggara Timur dan langsung menuai kritik publik.

Kehadiran Jokowi dituding telah menciptakan kerumunan di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga usai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Divaksin COVID-19, Jokowi Target Buka Sekolah dan Kampus Juli 2021

Guru Divaksin COVID-19, Jokowi Target Buka Sekolah dan Kampus Juli 2021

Batam | Rabu, 24 Februari 2021 | 12:39 WIB

Jokowi Panen Kritik karena Kerumunan, dr Tirta: Dia Tidak Pernah Mengajak

Jokowi Panen Kritik karena Kerumunan, dr Tirta: Dia Tidak Pernah Mengajak

Surakarta | Rabu, 24 Februari 2021 | 12:38 WIB

Kekuatan Emak-Emak, Berdesakan Ketemu Jokowi hingga Motor Paspampres Jatuh

Kekuatan Emak-Emak, Berdesakan Ketemu Jokowi hingga Motor Paspampres Jatuh

Jogja | Rabu, 24 Februari 2021 | 12:45 WIB

Terkini

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB