Haikal Hassan Respons Menohok Video Kerumunan Jokowi: Ini karena Rindu

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Kamis, 25 Februari 2021 | 17:58 WIB
Haikal Hassan Respons Menohok Video Kerumunan Jokowi: Ini karena Rindu
Jokowi disambut kerumunan massa di NTT. (Instagram @buddycsbarts)

Suara.com - Pendakwah asal Betawi, Haikal Hassan Baras ikut mengomentari adanya kerumunan yang menyambut kedatangan Presiden Jokowi di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sembari menyematkan video kerumunan Jokowi, pria bernama asli Ahmad Haikal bin Hassan ini melemparkan respons menohok.

Pernyataan yang diduga publik sebagai bentuk sindiran tersebut diutarakan oleh Haikal Hassan lewat jejaring Twitter miliknya, Rabu (25/2/2021).

Haikal Hassan mengatakan bahwa cuitannya tidak bermaksud untuk membela presiden. Namun, kata dia, orang-orang di NTT tidak bisa disebut kerumunan lantaran sifatnya spontan dan tiba-tiba.

"Saya bukan bela presiden. Tapi ini BUKAN kerumunan. Ini spontan dan tiba-tiba," tulis Haikal Hassan seperti dikutip Suara.com.

Haikal Hassan soal kerumunan Jokowi (Twitter).
Haikal Hassan soal kerumunan Jokowi (Twitter).

"Tiba-tiba orang pada datang. Tiba-tiba mobilnya terbuka. Tiba-tiba presiden nongol. Tiba-tiba ada hadiah di mobil. Tiba-tiba lempar hadiah," sambungnya.

Mengurai hal yang katanya tiba-tiba itu, Haikal Hassan sekali lagi menegaskan bahwa kerumunan Jokowi sejatinya terjadi secara spontan.

Bukan tanpa sebab, kata dia spontanitas tersbeut terjadi karena faktor kerinduan dari masyarakat.

"Semua terjadi spontan. Ini karena rinduuuuuuuu," tandasnya.

Cuitan yang diduga bernada sindiran itu ditimpali berbagai macam komentar dari warganet. Beberapa diantaranya menyebut Haikal Hassan tengah nyinyir.

"Masuk partai politik bro biar bisa berpeluang jadi presiden. Jangan bisanya nyinyir saja. Yang jelas gak ada rencana mau ngumpulin massa. Warga Timur jarang didatangin presiden jadi ada antusias," ujar @Pra*****o1.

Sebagian warganet lain mengungkit sosok Habib Rizieq Shihab yang dikerumuni banyak massa pula saat pulang dari Arab.

"Tiba-tiba aku mendoakan semoga orang-orang yang mendzalimi HRS dan ulama-ulama lainnnya mendapatkan peringatan dari Allah," doa @ik*******ar.

"Begitu juga sama halnya yang dirasakan umat Islam garis lurus ketika menyambut Habib Rizieq Shihab," balas @ah******46.

Jokowi Ciptakan Kerumunan di NTT

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Penemuan Mayat Pelajar SMA Penuh Luka Tusuk di Semak-semak

Geger Penemuan Mayat Pelajar SMA Penuh Luka Tusuk di Semak-semak

Bekaci | Kamis, 25 Februari 2021 | 17:35 WIB

Siswi SMA Ditemukan Tewas Disemak-semak, Celana Melorot-Tubuh Penuh Luka

Siswi SMA Ditemukan Tewas Disemak-semak, Celana Melorot-Tubuh Penuh Luka

Sumut | Kamis, 25 Februari 2021 | 17:20 WIB

Gagal Polisikan Jokowi, Alasan Bareskrim Tolak Laporan Disoal Pelapor

Gagal Polisikan Jokowi, Alasan Bareskrim Tolak Laporan Disoal Pelapor

News | Kamis, 25 Februari 2021 | 17:13 WIB

Terkini

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB

Fakta-fakta  Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:57 WIB

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:33 WIB

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:13 WIB

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:11 WIB

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB