Dipecat PD, Marzuki Alie: SBY - AHY Ingin Muluskan Oligarki dan Dinasti

Reza Gunadha, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 26 Februari 2021 | 22:16 WIB
Dipecat PD, Marzuki Alie: SBY - AHY Ingin Muluskan Oligarki dan Dinasti
Marzuki Alie.

Suara.com - Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie angkat bicara seusai dipecat dari keanggotaan oleh DPP Partai Demokrat, Jumat (26/2/2021).

Marzuki Alie menilai, pemecatan dirinya itu justru justru menunjukkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ingin memuluskan jalan oligarki dan dinasti di partai.

"SBY dan AHY melakukan pemecatan kader senior untuk memuluskan langkah dinasti dan oligarki mereka di Partai Demokrat," kata Marzuki kepada Suara.com, Jumat (26/2/2021).

Kendati begitu, Marzuki menyebut, untuk para kader termasuk dirinya yang dipecat malah merasa bangga. Pasalnya, ia dipecat di tengah usaha ingin memperbaiki nama partai.

"Yang dipecat bangga karena membela kebenaran, melakukan jihad politik mendukung upaya membebaskan partai Demokrat dari pengerdilan."

Maksudnya, kata dia, kader-kader yang dipecat itu justru ingin meluruskan cita-cita luhur pendiri PD, yakni agar Demokrat tidak menjadi partai dinasti nan oligarkis.

Terkahir, eks Sekjen Partai Demokrat itu mengatakan, seharusnya PD membina kader-kader yang diklaim mbalelo, bukan justru dipecat.

"Jangan main pecat terus. Kalau begitu, partai akan diisi kader-kader yang ketakutan. Ya sudah, kalau begitu, partai ini tak akan menang pemilu. Karena itu tadi, kader-kadernya pada takut," kata dia.

Pecat 7 Kader

baca juga

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie diputuskan dipecat dari Partai Demokrat. Selain Marzuki, enam kader senior lain turut dipecat.

Alasannya, ketujuh senioren PD itu ikut Gerakan Pengambilan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD).

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, pemecatan itu dilakukan atas dasar desakan para ketua DPD dan DPC.

Menurut Herzaky, pemecatan tetap dan tidak hormat ini, sudah sesuai rekomendasi Dewan Kehormatan PD. Proses tersebut juga sudah melalui rapat yang digelar dalam sebulan terakhir.

Herzaky menjelaskan, keenam kader yang dikenai sanksi pemecatan dianggap dan terbukti melakukan perbuatan tingkah laku buruk yang merugikan Partai Demokrat dengan cara mendiskreditkan, mengancam, menghasut, mengadu domba, melakukan bujuk rayu dengan imbalan uang dan jabatan, menyebarluaskan kabar bohong dan fitnah serta hoaks.

"Perbuatan dan tingkah laku buruk Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya merupakan fakta yang terang benderang dan oleh karena itu menurut Dewan Kehormatan Partai Demokrat, yang bersangkutan tidak perlu dipanggil untuk didengar keterangannya, atau diperiksa secara khusus, sesuai ketentuan Pasal 18 Ayat (4) Kode Etik Partai Demokrat," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Gegara Isu Kudeta, Ini Penyebab Demokrat Pecat Marzuki Alie

Bukan Gegara Isu Kudeta, Ini Penyebab Demokrat Pecat Marzuki Alie

Bekaci | Jum'at, 26 Februari 2021 | 22:03 WIB

Tujuh Kader Partai Demokrat Dipecat, Darmizal Hingga Marzuki Alie

Tujuh Kader Partai Demokrat Dipecat, Darmizal Hingga Marzuki Alie

Bekaci | Jum'at, 26 Februari 2021 | 21:26 WIB

Soal Isu Kudeta, Demokrat Pecat Marzuki Alie dan Enam Kader

Soal Isu Kudeta, Demokrat Pecat Marzuki Alie dan Enam Kader

News | Jum'at, 26 Februari 2021 | 20:29 WIB

Sindir Elektabilitas Moeldoko, Elite Demokrat: Bagaimana Mau Pimpin Parpol

Sindir Elektabilitas Moeldoko, Elite Demokrat: Bagaimana Mau Pimpin Parpol

News | Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:53 WIB

Tujuh Kader Partai Demokrat Terlibat Isu Kudeta AHY Bakal Dipecat

Tujuh Kader Partai Demokrat Terlibat Isu Kudeta AHY Bakal Dipecat

Bekaci | Jum'at, 26 Februari 2021 | 13:25 WIB

Tuding Moeldoko Masih Gencar Kudeta, Andi Arief: Anda Merasa Ditekan?

Tuding Moeldoko Masih Gencar Kudeta, Andi Arief: Anda Merasa Ditekan?

News | Jum'at, 26 Februari 2021 | 12:40 WIB

Kisruh Demokrat Bikin SBY Turun Gunung, Ali Ngabalin Malah Bilang Begini

Kisruh Demokrat Bikin SBY Turun Gunung, Ali Ngabalin Malah Bilang Begini

Riau | Jum'at, 26 Februari 2021 | 12:16 WIB

PPP Peringatkan SBY, Jangan Bawa-Bawa Jokowi Selesaikan Secara Internal !

PPP Peringatkan SBY, Jangan Bawa-Bawa Jokowi Selesaikan Secara Internal !

Bogor | Jum'at, 26 Februari 2021 | 11:33 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×