Suara.com - Yusaku Maezawa, konglomerat Jepang, menawarkan 8 warga biasa untuk bersama-sama terbang ke Bulan memakai pesawat roket SpaceX milik Elon Musk.
"Ya, saya mengajak delapan warga dari berbagai macam latar belakang untuk bersama terbang ke Bulan," kata Yusaku melalui video yang diunggah ke Twitter.
Dalam unggahan itu juga, Yusaku menyertakan tautan aplikasi berisi formulir bagi siapa pun yang berminat pergi ke Bulan.
Yusaku memastikan, semua biaya perjalanan kedelapan warga itu akan ditanggung dirinya. Penerbangan ke bulan dalam misi DearMoon itu dijadwalkan pada 2023.
Para pelamar harus memenuhi dua kriteria: mereka harus memajukan "aktivitas apa pun" yang mereka lakukan untuk "membantu orang lain dan masyarakat yang lebih besar dalam beberapa cara", dan "bersedia mendukung anggota kru lain yang memiliki aspirasi serupa", jelasnya.
"Saya sudah membeli semua kursi, sehingga ini akan menjadi perjalanan pribadi," tambah Maezawa.
Maezawa, seorang pengusaha fesyen dan kolektor seni, sebelumnya mengatakan bahwa dia berencana untuk mengundang "para seniman" dalam perjalanan dengan roket Starship.
Namun dalam proyek yang disesuaikan "akan memberi orang-orang dari seluruh dunia berkesempatan bergabung dalam perjalanan ini".
"Jika Anda melihat diri Anda sebagai seniman, maka Anda adalah seniman," katanya.
Tahun lalu, dia juga meluncurkan sebuah dokumen untuk mencari kekasih baru yang akan diajaknya bergabung dengannya dalam perjalanan ke bulang, sebelum membatalkannya karena "perasaan ambigu".
![Miliarder Jepang Yusaku Maezawa mengundang delapan anggota masyarakat untuk bergabung dengannya dalam perjalanan ke bulan dengan menumpang pesawat yang diluncurkan roket SpaceX milik konglomerat kondang Elon Musk. [BBC]](https://media.suara.com/pictures/original/2021/03/03/83742-miliarder-jepang-yusaku-maezawa.jpg)
Pada 2018, Maezawa dinobatkan sebagai penumpang pribadi pertama yang diterbangkan mengelilingi bulan oleh SpaceX, perusahaan milik Elon Musk.
Harga yang disetujui Maezawa untuk tiketnya ke luar angkasa belum diungkapkan, tetapi menurut Musk itu "jumlah uang yang banyak".
Direncanakan pada 2023 misi tersebut akan menjadi perjalanan ke bulan pertama oleh manusia sejak 1972.
Kalau Anda berminat untuk terbang secara gratis ke Bulan, bisa cek di aplikasi ini.