Jokowi: Jangan Sibuk Buat Aturan, Pelaksanaan di Lapangan yang Dilihat

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 03 Maret 2021 | 15:50 WIB
Jokowi: Jangan Sibuk Buat Aturan, Pelaksanaan di Lapangan yang Dilihat
Presiden Jokowi / [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden RI]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan pada Kementerian dan pemerintah daerah tidak sibuk membuat aturan terkait penanggulangan bencana. Mereka diminta untuk fokus pada pelaksanaan pencegahan dan mitigasi di lapangan.

"Jangan sibuk membuat aturan, tapi yang utama adalah pelaksanaan di lapangan. Karana itu yang dilihat oleh masyarakat," ujar Jokowi dalam peresmian pembukaan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Jokowi menuturkan, yang pertama harus mereka lakukan adalah pengendalian dan penegakkan standar-standar di lapangan.

Misalnya yang berkaitan dengan gempa yakni standar bangunan tahan gempa, fasilitas umum dan fasilitas sosial.

Hal tersebut kata Jokowi, harus dikawal pelaksanaannya dan diikuti dengan audit ketahanan bangunan agar betul-betul sesuai standar.

"Sehingga kalau terjadi lagi bencana di lokasi itu, di daerah itu, di provinsi itu, korban yang ada bisa diminimalisir dan segera melakukan koreksi dan penguatan apabila tidak sesuai dengan standar-standar yang ada. Dicek dikoreksi lagi," ucap dia.

Kepala Negara menambahkan, kebijakan untuk mengurangi risiko bencana, harus benar-benar terintegrasi. Ia menyebut tak boleh ada ego sektoral dan ego daerah.

"Apa yang dilakukan di hulu, apa yang dilakukan di tengah, apa yang dilakukan di hilir betul-betul dilihat betul. Tidak ada tidak boleh ada ego sektoral, tidak boleh ada ego daerah. semuanya terintegrasi, benar-benar terintegrasi," tutur Jokowi.

"Semuanya saling mengisi, semuanya saling menutup. Tidak boleh ada yang merasa kalau ini bukan tugasnya, bukan tugas saya, bukan urusan saya. Hati-hati ini bencana. Berbeda dengan hal-hal yang normal," sambungnya.

Kemudian kata Jokowi, manajemen tanggap darurat serta kemampuan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi yang cepat juga perlu dilakukan. Jokowi menilai hal itu penting dilakukan pascabencana dan harus terus diperbaiki.

"Karena kecepatan itu yang dilihat oleh rakyat, kecepatan yang dilihat oleh masyarakat mengenai rehabilitasi dan rekonstruksi. Jangan sudah ditunggu lebih dari satu tahun belum nongol apa yang sudah kita sampaikan, apa yang sudah kita janjikan," kata dia.

Selanjutnya Jokowi mengingatkan terkait sistem peringatan dini harus berfungsi dengan baik dan dicek terus

"Bekerja dengan cepat dan bisa bekerja dengan akurat. Dan kecepatan respons yang harus terus ditingkatkan," tuturnya.

Jokowi menuturkan semua rencana kontijensi dan rencana oeprasi saat tanggap darurat harus dapat diimplementasikan dengan cepat.

"Sekali lagi kecepatan adalah kunci menyelamatkan dan mengurangi jatuhnya korban. Sangat penting sekali," ucap Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setahun Pandemi di Indonesia, Gelombang Pertama Belum Usai

Setahun Pandemi di Indonesia, Gelombang Pertama Belum Usai

News | Rabu, 03 Maret 2021 | 15:11 WIB

Sudah Dibatalkan Jokowi, BKPM Pastikan Tutup Sistem Investasi Miras

Sudah Dibatalkan Jokowi, BKPM Pastikan Tutup Sistem Investasi Miras

News | Rabu, 03 Maret 2021 | 15:00 WIB

Indonesia Rawan Bencana, Jokowi: Tantangan Itu Harus Dihadapi

Indonesia Rawan Bencana, Jokowi: Tantangan Itu Harus Dihadapi

News | Rabu, 03 Maret 2021 | 14:55 WIB

Covid dan Bencana, Jokowi: Satu Tahun Indonesia Diberi Pelajaran Luar Biasa

Covid dan Bencana, Jokowi: Satu Tahun Indonesia Diberi Pelajaran Luar Biasa

News | Rabu, 03 Maret 2021 | 14:52 WIB

Ketua BNPB Sebut 3.253 Bencana Alam Terjadi di Indonesia Selama Setahun

Ketua BNPB Sebut 3.253 Bencana Alam Terjadi di Indonesia Selama Setahun

News | Rabu, 03 Maret 2021 | 14:26 WIB

Terkini

Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 21:17 WIB

Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL

Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:57 WIB

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:34 WIB

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:09 WIB

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Sabtu, 04 April 2026 | 19:36 WIB

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:55 WIB

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:02 WIB

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

News | Sabtu, 04 April 2026 | 17:43 WIB

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB