Jawab Kritik Rektor Paramadina, Wamendiktisaintek Tegaskan Fokus Pemerintah Bukan Kuota PTN

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 18 Desember 2025 | 10:48 WIB
Jawab Kritik Rektor Paramadina, Wamendiktisaintek Tegaskan Fokus Pemerintah Bukan Kuota PTN
Wamendikti Prof Stella Christie. [Suara.com/Lilis Varwati]
baca 10 detik
  • Wamendiktisaintek Stella Christie tegaskan fokus pemerintah bukan kuota penerimaan mahasiswa baru PTN.
  • Pemerintah berupaya maksimal menjamin akses pendidikan tinggi berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.
  • Dukungan diberikan kepada PTN dan PTS yang berperan aktif memperluas kesempatan belajar mahasiswa.

Suara.com - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan bahwa pemerintah tidak melihat isu pendidikan tinggi semata-mata dari sisi kuota penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi negeri (PTN).

Menurut Stella, fokus utama pemerintah adalah memastikan masyarakat Indonesia mendapatkan kesempatan seluas-luasnya untuk mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas, baik melalui PTN maupun perguruan tinggi swasta (PTS).

Pernyataan itu sekaligus menanggapi kritikan dari Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik Rachbini yang menyebut PTN semakin banyak menjaring mahasiswa baru tetapi minim lakukan riset.

"Yang kita pikirkan bukan kuota. Tapi apa kita memberikan peluang yang paling banyak dan paling bagus untuk semua masyarakat Indonesia itu mahasiswa kita untuk belajar," kata Stella kepada media saat ditemui di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Ia menekankan, selama PTN membuka akses pendidikan dan memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk berkuliah, kebijakan tersebut akan terus didukung oleh pemerintah.

Dukungan yang sama, kata dia, juga diberikan kepada PTS yang berkontribusi memperluas akses pendidikan tinggi.

"Kalau misalnya PTN ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa kita agar mereka bisa kuliah, itu selalu kita dukung. Sama juga dengan PTS yang memberikan kesempatan agar mahasiswa kita di Indonesia semuanya bisa kuliah, bisa belajar," tuturnya.

Stella menilai diskursus tentang pendidikan tinggi seharusnya tidak terjebak pada narasi keseimbangan kuota mahasiswa PTN dan PTS. Dia menekankan bahwa yang lebih penting ialah negara mampu menciptakan peluang pendidikan sebanyak-banyaknya bagi generasi muda.

"Jadi bukan keseimbangan, tapi menciptakan sebanyak-banyaknya peluang untuk mahasiswa kita," pungkasnya.

baca juga

Sebelumnya, Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Rachbini mengkritik kebijakan PTN yang dinilai terlalu agresif membuka kuota mahasiswa baru. Ia menilai sejumlah PTN lebih berorientasi pada jumlah mahasiswa dibanding penguatan kualitas akademik dan riset.

Prof. Didik juga menyoroti dampak pembukaan kuota besar PTN terhadap keberlangsungan PTS, yang dinilai berada dalam posisi tidak seimbang karena harus bertahan secara mandiri.

Kritik tersebut memicu perdebatan mengenai arah kebijakan pendidikan tinggi nasional, terutama terkait relasi antara PTN, PTS, dan peran negara dalam menjamin akses pendidikan bagi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Sekolah Garuda Gratis? Siap Beroperasi Mulai Tahun Ajaran 2026/2027

Apakah Sekolah Garuda Gratis? Siap Beroperasi Mulai Tahun Ajaran 2026/2027

Lifestyle | Rabu, 24 September 2025 | 11:49 WIB

Semua Kalangan Bisa Akses Sekolah Garuda, Termasuk Masyarakat Miskin

Semua Kalangan Bisa Akses Sekolah Garuda, Termasuk Masyarakat Miskin

News | Selasa, 23 September 2025 | 18:27 WIB

Negara Siap Biayai Kuliah Lulusan Sekolah Garuda di Kampus Top Global, Asal Penuhi Syarat Ini!

Negara Siap Biayai Kuliah Lulusan Sekolah Garuda di Kampus Top Global, Asal Penuhi Syarat Ini!

News | Selasa, 23 September 2025 | 07:20 WIB

Terkini

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 18:21 WIB

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:14 WIB

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:10 WIB

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:05 WIB

5 Lip Balm Rasa Strawberry untuk Bibir Lembap dan Berwarna

5 Lip Balm Rasa Strawberry untuk Bibir Lembap dan Berwarna

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap

3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura

Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura

Video | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 17:55 WIB

×