alexametrics

Tokoh Papua: Situasi Intan Jaya Kondusif, Warga Kerja Bakti

Siswanto
Tokoh Papua: Situasi Intan Jaya Kondusif, Warga Kerja Bakti
Pemuda di Kabupaten Intan Jaya membersihkan ruas jalan raya sebagai bentuk kepedulian menjaga kebersihan lingkungan yang bersih, aman dan kondusif.(ANTARA News Papua/HO-Satgas Nemangkawi)

Rasa syukur atas kondisi Intan Jaya yang kondusif juga disampaikan tokoh intelektual perempuan Rehina Belau.

Suara.com - Sejumlah tokoh Papua menyampaikan kondisi keamanan ketertiban di Kabupaten Intan Jaya dalam keadaan kondusif, pemerintah dan masyarakat setempat melanjutkan pembangunan dengan melakukan kerja bakti.

Tokoh pemuda Ropinus Sondegau menyebutkan kegiatan kerja bakti merupakan hal yang sangat positif dan luar biasa, menjadi salah satu solusi untuk menjaga keamanan di daerah Kabupaten Intan Jaya.

"Melihat Papua daerah kami sementara sebelumnya ini keadaannya tidak nyaman tidak aman tetapi proses perlahan-lahan dengan berbagai cara kami lakukan supaya pemuda-pemuda yang ada di Intan Jaya ini," ujar Ropinus.

Rasa syukur atas kondisi Intan Jaya yang kondusif juga disampaikan tokoh intelektual perempuan Rehina Belau.

Baca Juga: Kapolda Papua Klaim Intan Jaya Kondusif Usai Aksi Kelompok Bersenjata

Rehina menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak atas terciptanya suasana yang aman dan damai di wilayah Intah Jaya.

"Hari ini, kami bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan," kata Rehina.

Menurut Rehina, berita di media yang menyebutkan Intan Jaya tidak aman adalah kabar bohong.

Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan menyebutkan kegiatan kerja bakti tersebut Anggota Binmas Noken memberikan bantuan berupa bensin, snack, gula, kopi, teh, dan pinang kepada masyarakat.

Anggota Binmas Noken berencana membentuk organisasi kepemudaan dengan mengedepankan fungsi polisi masyarakat yang melibatkan kelompok pemuda Papua.

Baca Juga: Kompolnas: Keluarga Pendeta Yeremia Izinkan Autopsi di Hipadipa

"Akan dibentuk dalam suatu organisasi kepemudaan dengan mengedepankan fungsi Polmas (FKPM) dan didaftar kan di Kesbangpol, dan akan menjadi Organisasi Pemuda pertama di Intan Jaya agar seluruh kegiatan masyarakat berjalan lancar," kata Sandi.

Sebelumnya diberitakan, ratusan kepala keluarga mengungsi ke Distrik Sugapa, ibu kota Kabupaten Intan Jaya, akibat gangguan keamanan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Sejumlah warga lainnya mengungsi ke luar Intan Jaya di antaranya di Kabupaten Nabire dan Timika. [antara]

Komentar