Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 25 Februari 2026 | 15:29 WIB
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Kemenkes berencana masif memasang alat kesehatan modern di 514 kabupaten/kota hingga akhir 2027.
  • Pemerintah mengoptimalkan Program Pendidikan Dokter Spesialis berbasis rumah sakit untuk pemerataan tenaga medis.
  • Rekrutmen PPDS diprioritaskan bagi putra daerah yang dibutuhkan rumah sakit sesuai kebutuhan layanan spesialis.

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan Indonesia masih kekurangan puluhan ribu dokter spesialis, terutama di daerah yang jauh dari kota besar. Untuk mengatasi ketimpangan layanan kesehatan tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan langkah besar dengan memasang alat kesehatan modern secara masif di seluruh Indonesia.

Mulai tahun ini, Kemenkes akan secara agresif memasang berbagai alat kesehatan modern di seluruh kabupaten/kota, baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa, baik yang dekat maupun jauh dari pusat kota.

Budi menargetkan hingga akhir 2027, ratusan alat kesehatan seperti CT Scan, mammografi, cath lab, cytotoxic drug cabinet untuk fasilitas kemoterapi, hingga immunohistochemistry lab untuk patologi anatomi akan terpasang di 514 kabupaten/kota.

Selain itu, pemerintah juga akan memasang puluhan MRI, LINAC, SPECT-CT, brachytherapy, dan PET Scan di seluruh provinsi di Indonesia.

Tak hanya itu, Kemenkes juga memutuskan untuk memasang alat endoskopi laparoskopi di seluruh kabupaten/kota. Dengan alat tersebut, dokter bedah dapat melakukan operasi seperti hernia, usus buntu, maupun pengangkatan empedu tanpa operasi terbuka.

“Kita ingin semua dokter bedah bisa melakukan bedah yang paling banyak dilakukan, seperti hernia, usus buntu,  atau empedu. Tidak usah bedah terbuka, cukup dengan laparoskopi,” kata Budi saat sambutan dalam acara pelepasan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Namun, menurut Budi, persoalan utama bukan hanya alat, melainkan jumlah dan distribusi dokter spesialis.

“Kekurangannya cuma satu, adalah jumlah dokter dan terutama distribusi,” tegasnya.

Karena itu, Kemenkes mengoptimalkan PPDS berbasis rumah sakit atau hospital-based sebagai solusi pemerataan tenaga medis.

baca juga

Berbeda dari sistem sebelumnya, rekrutmen dalam program ini dilakukan berdasarkan kebutuhan daerah. Dokter yang dipilih adalah mereka yang bekerja di rumah sakit dengan kebutuhan layanan spesialistik tinggi, serta merupakan putra-putri asli daerah.

“Yang direkrut bukan yang mampu, bukan yang orang tuanya terkenal, bukan dari golongan tertentu. Tapi dokter yang berasal dari rumah sakit yang memang banyak pasiennya membutuhkan layanan spesialistik tersebut,” jelas Budi.

Ia menegaskan, siapa pun latar belakang suku, agama, maupun status sosialnya, selama merupakan putra-putri daerah dan dibutuhkan rumah sakit setempat, akan diprioritaskan dalam program tersebut.

Skema ini diharapkan menjadi cara paling efektif untuk memastikan dokter spesialis yang dididik benar-benar kembali dan mengabdi di daerah yang membutuhkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji

Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 14:40 WIB

Kasta Takjil Buka Puasa Versi Menkes, Es Buah dan Gorengan Masuk Kategori Ini

Kasta Takjil Buka Puasa Versi Menkes, Es Buah dan Gorengan Masuk Kategori Ini

Lifestyle | Rabu, 25 Februari 2026 | 12:10 WIB

Menkeu Ungkap Defisit BPJS Capai Puluhan Triliun, Siap-siap Iuran Naik?

Menkeu Ungkap Defisit BPJS Capai Puluhan Triliun, Siap-siap Iuran Naik?

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:31 WIB

Terkini

Ulasan Exhuma: Tentang Dosa Masa Lalu yang Tak Bisa Dikubur Sedalam Apa Pun

Ulasan Exhuma: Tentang Dosa Masa Lalu yang Tak Bisa Dikubur Sedalam Apa Pun

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 06:20 WIB

Usai Terseret Kasus Penyadapan, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Usai Terseret Kasus Penyadapan, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 06:00 WIB

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

×