Siapa Clara Zetkin? Pencetus Hari Perempuan Internasional

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 08 Maret 2021 | 14:07 WIB
Siapa Clara Zetkin? Pencetus Hari Perempuan Internasional
Siapa Clara Zetkin? Pencetus Hari Perempuan Internasional, Hari Perempuan Sedunia (Wikimedia Commons)

Suara.com - Hari ini 8 Maret 2021 diperingati Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day (IWD). Perayaan Hari Perempuan Sedunia ini tak lepas dari peran seorang wanita bernama Clara Zetkin. Siapa Clara Zetkin?

Clara Zetkin dikenal sebagai seorang politisi sosialis yang berpengaruh dan pejuang untuk hak-hak perempuan. Ia juga merupakan pencetus Hari Perempuan Internasional.

Latar Belakang Clara Zetkin

Nama asli Zetkin sebenarnya adalah Clara Eissner. Berdasarkan Encyclopaedia Britannica, Clara Zetkin lahir pada 5 Juli 1857 di Sanken, Jerman Timur.

Zetkin memiliki ayah bernama Gottfried Eissner. Sang ayah adalah kepala sekolah yang disegani sekaligus taat agama sebagai protestan. Sementara ibu Clara Zetkin, Josephine Vitale Eissner juga merupakan keturunan orang terpandang dan terdidik.

Kehidupan Zetkin yang berkecukupan seketika berubah seratus delapan puluh derajat ketika ayahnya meninggl dan bangkrut. Meskipun begitu, Zetkin diminta ibunya untuk terus belajar hingga pendidikan tinggi.

Selama bersekolah itulah, Zetkin mulai dekat dengan buruh-buruh. Ia perlahan tahu betapa sulitnya kehidupan seorang buruh dan berbagai masalah mereka.

Clara kemudian melanjutkan sekolah guru di kota Leipzig. Di sana, ia bertemu dengan salah satu aktivis Marxis dari Rusia, Ossip Zetkin yang kemudian menjadi suaminya.

Clara Zetkin Aktif Gerakan Perempuan

Aktivitas Clara Zetkin dalam revolusi gerakan perempuan mulai muncul setelah dekat dengan Ossip. Ia juga memiliki hubungan baik dengan kaum revolusioner Rusia.

Clara juga terlibat dalam gerakan sosialisme di Jerman sejak 1870-an dan berpandangan bahwa sosialisme merupakan satu-satunya gerakan yang dapat melayani kebutuhan perempuan kelas pekerja.

Pengetahuannya tentang gerakan perempuan dan buruh semakin bertambah ketika dirinya diasingkan. Selama pengasingan di Swiss dan Paris, pandangan Clara tentang gerakan perempuan dan buruh justru semakin dalam.

Ia kemudian menulis dan menyebarkan literatur
terkait perempuan dan buruh yang saat itu dianggap ilegal. Aksinya ini membuat Clara Zetkin bertemu banyak sosialis internasional terkemuka.

Tahun 1889, Clara Zetkin ikut kongres pendiri Sosialis Internasional Kedua. Zetkin terus aktif menulis mengenai "Sosialis Die Gleichheit" atau kesetaraan wanita dari 1892 sampai 1917.

Peran Clara Zetkin Kesetaraan Perempuan di Dunia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Perempuan Internasional 2021, Jangan Abaikan 5 Kondisi Berikut

Hari Perempuan Internasional 2021, Jangan Abaikan 5 Kondisi Berikut

Health | Senin, 08 Maret 2021 | 14:02 WIB

Hari Perempuan Internasional, IG Jokowi Ramai Komentar Kaesang Sakiti Cewek

Hari Perempuan Internasional, IG Jokowi Ramai Komentar Kaesang Sakiti Cewek

Jogja | Senin, 08 Maret 2021 | 11:48 WIB

Hari Perempuan Sedunia: Apa Itu, Latar Belakang dan Sejarah

Hari Perempuan Sedunia: Apa Itu, Latar Belakang dan Sejarah

News | Senin, 08 Maret 2021 | 07:19 WIB

Terkini

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:05 WIB

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:08 WIB

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:54 WIB

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:02 WIB