Makam Angel, Demonstran Berkaus 'Everything Will Be OK' Digali Aparat

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 08 Maret 2021 | 23:40 WIB
Makam Angel, Demonstran Berkaus 'Everything Will Be OK' Digali Aparat
Ma Kyal Sin atau Angel saat aksi dalam protes kudeta yang dilakukan militer Myanmar (Instagram/drewpavlou)

Suara.com - Makam Angel, remaja Myanmar yang tewas ditembak saat unjuk rasa digali oleh aparat. Menyadur Channel News Asia Senin (08/03), upaya ini dilakukan untuk membebaskan polisi dari tuduhan pembunuhan.

Dalam laporannya, MRTV menyampaikan bahwa polisi, hakim, dan dokter telah menggali makam dan melakukan pembedahan pada jenazah demonstran berkaus 'Everything Will Be OK' itu pada hari Jumat.

Mereka melaporkan luka tembus di bagian belakang kepala dan sepotong timah berukuran 1,2 x 0,7 cm di otak dan dikatakan berbeda dengan ujung peluru yang digunakan polisi.

MRTV mengatakan polisi telah berhadapan langsung dengan para demonstran. Luka di belakang kepala dan objek yang membunuh remaja bernama asli Kyal Sin itu ditembakkan dari senjata yang memiliki peluru kaliber 38.

"Oleh karena itu, dapat diasumsikan bahwa mereka yang tidak menginginkan stabilitas melakukan pembunuhan," kata MRTV.

Angel, remaja 19 tahun yang tewas tertembak junta Myanmar.[Twitter]
Angel, remaja 19 tahun yang tewas tertembak junta Myanmar.[Twitter]

Pihak berwenang berkata pihaknya telah meminta izin untuk menggali makam, tapi keluarga sejauh ini belum memberi keputusan apakah boleh atau tidak.

Penggalian makam Kyal Sin alias Angel membawa kemarahan baru dari penentang kudeta. Mereka menuduh junta menyembunyikan fakta bahwa remaja ini dibunuh oleh pasukan keamanan.

Mereka menggambarkan kejadian ini sebagai penghinaan terhadap Kyal Sin dan keluarganya, karena bermaksud memberi laporan palsu tentang penyebab kematian.

Makam Angel disegel dengan semen baru dan sepatu bot karet juga sarung tangan bekas penggalian dibuang sembarangan bersama baju bedah plastik. Mereka meninggalkan sampahnya berserakan di sekitar makam.

Kyal Sin atau Angel adalah salah satu dari 38 orang yang tewas pada Rabu, yang disebut sebagai hari paling berdarah selama kudeta militer Myanmar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pacar Ditembak Mati Militer Myanmar, Mya: Akan Kulanjutkan Revolusi Ini

Pacar Ditembak Mati Militer Myanmar, Mya: Akan Kulanjutkan Revolusi Ini

News | Senin, 08 Maret 2021 | 18:02 WIB

Polisi Myanmar Menembaki Pengunjuk Rasa yang Melakukan Protes Anti-Kudeta

Polisi Myanmar Menembaki Pengunjuk Rasa yang Melakukan Protes Anti-Kudeta

Your Say | Senin, 08 Maret 2021 | 14:43 WIB

Kudeta Myanmar, Kami Tak Mau Kembali ke Masa Gelap di Bawah Diktator

Kudeta Myanmar, Kami Tak Mau Kembali ke Masa Gelap di Bawah Diktator

News | Senin, 08 Maret 2021 | 10:53 WIB

Terkini

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:05 WIB

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:55 WIB

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:51 WIB

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:47 WIB

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:18 WIB

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:15 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:52 WIB

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:42 WIB

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:38 WIB